TRAINING ADVANCE MANAGEMENT LOGISTIC AND MATERIAL FLOW MANAGEMENT PENGERTIAN ADVANCE MANAGEMENT LOGISTIC AND MATERIAL FLOW MANAGEMENT Mengikuti program Advance Management Logistic and Material Flow Management penting bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan logistik dan manajemen aliran material yang semakin kompleks. Program ini mengajarkan cara-cara efisien untuk mengelola rantai pasokan, mengoptimalkan distribusi barang, dan mengurangi biaya operasional. Pengetahuan yang diperoleh membantu pengelolaan sumber daya lebih efektif, memastikan barang sampai ke tangan konsumen tepat waktu, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Selain itu, keterampilan dalam pengelolaan aliran material juga memungkinkan perusahaan untuk meminimalkan pemborosan dan stok yang berlebihan, sehingga meningkatkan profitabilitas. Dalam dunia yang semakin mengutamakan kecepatan dan efisiensi, memiliki keahlian dalam bidang ini sangat penting untuk menjaga daya saing perusahaan. TUJUAN DAN MANFAAT ADVANCE MANAGEMENT LOGISTIC AND MATERIAL FLOW MANAGEMENT Tujuan: Meningkatkan Efisiensi Operasional: Mempelajari teknik untuk mengoptimalkan aliran material dan proses logistik. Mengurangi Biaya Logistik: Mengidentifikasi cara untuk menekan biaya yang berkaitan dengan transportasi, penyimpanan, dan distribusi barang. Mempercepat Proses Pengambilan Keputusan: Mengembangkan kemampuan untuk membuat keputusan logistik yang lebih cepat dan lebih akurat. Meningkatkan Kualitas Manajemen Rantai Pasokan: Mengoptimalkan manajemen pengadaan, distribusi, dan pengelolaan stok barang. Memahami Teknologi Terkini dalam Logistik: Mengikuti perkembangan teknologi yang dapat meningkatkan proses manajemen aliran material. Manfaat: Peningkatan Profitabilitas: Mengurangi pemborosan dan meningkatkan efisiensi dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. Pengurangan Risiko Gangguan: Menjaga aliran barang yang lancar, mengurangi potensi keterlambatan atau gangguan dalam rantai pasokan. Peningkatan Kepuasan Pelanggan: Barang tiba tepat waktu dan sesuai dengan kualitas yang diinginkan, meningkatkan kepercayaan pelanggan. Keunggulan Kompetitif: Memiliki keahlian dalam pengelolaan logistik yang efisien memberi keunggulan di pasar yang kompetitif. Sumber Daya yang Lebih Optimal: Pengelolaan material yang lebih baik mengurangi pemborosan dan meningkatkan penggunaan sumber daya perusahaan. OUTLINE MATERI ADVANCE MANAGEMENT LOGISTIC AND MATERIAL FLOW MANAGEMENT 1: Pengenalan dan Dasar-dasar Manajemen Logistik 1.1 Pengertian dan Konsep Dasar Manajemen Logistik Definisi dan ruang lingkup logistik Fungsi utama dalam rantai pasokan 1.2 Peran Logistik dalam Bisnis Global Integrasi antara logistik dan strategi perusahaan Tantangan logistik di pasar global 1.3 Prinsip Dasar Manajemen Material Flow Aliran material dan pengaruhnya terhadap efisiensi operasional 2: Strategi dan Perencanaan Logistik 2.1 Perencanaan Rantai Pasokan dan Logistik Penyusunan rencana logistik jangka panjang dan pendek Analisis kebutuhan dan prediksi permintaan 2.2 Model dan Teknik Perencanaan Rantai Pasokan Just-in-Time (JIT), Vendor Managed Inventory (VMI), dan lainnya Pengelolaan risiko dalam perencanaan logistik 2.3 Pengelolaan Permintaan dan Pengadaan Strategi pengadaan barang dan bahan baku yang efisien 3: Manajemen Material Flow 3.1 Aliran Material dalam Rantai Pasokan Pengertian dan tujuan manajemen aliran material Hubungan antara pengadaan, produksi, dan distribusi 3.2 Teknologi dalam Pengelolaan Aliran Material Otomatisasi dan digitalisasi dalam manajemen aliran material Sistem informasi dan perangkat lunak manajemen rantai pasokan (SCM) 3.3 Pengelolaan Stok dan Gudang Strategi pengelolaan persediaan yang efisien Optimasi ruang gudang dan pengaturan material 4: Teknologi dan Inovasi dalam Logistik 4.1 Penggunaan Teknologi dalam Logistik Modern Internet of Things (IoT), big data, dan analitik untuk logistik Teknologi blockchain dalam pelacakan dan transparansi rantai pasokan 4.2 Otomatisasi dan Robotik dalam Manajemen Material Aplikasi robotik dalam pengelolaan gudang dan transportasi Kendaraan otonom dan drone dalam distribusi barang 4.3 Penggunaan Software Terkini untuk Manajemen Logistik Enterprise Resource Planning (ERP) dan Warehouse Management System (WMS) 5: Pengelolaan Distribusi dan Transportasi 5.1 Strategi Pengelolaan Transportasi Pengelolaan armada, rute distribusi, dan biaya transportasi Koordinasi antar moda transportasi (multimodal) 5.2 Pengaruh Logistik Terhadap Kepuasan Pelanggan Dampak pengelolaan transportasi yang efisien terhadap waktu pengiriman Pengelolaan pengembalian barang (reverse logistics) 5.3 Pengelolaan Risiko dalam Transportasi Manajemen risiko terkait keamanan dan ketepatan waktu pengiriman 6: Pengukuran Kinerja dan Evaluasi Logistik 6.1 Key Performance Indicators (KPIs) dalam Logistik Definisi dan pentingnya KPIs dalam menilai kinerja logistik Pengukuran waktu, biaya, dan kualitas dalam manajemen logistik 6.2 Evaluasi dan Audit Logistik Teknik audit logistik dan penilaian efisiensi rantai pasokan Alat ukur kinerja dan feedback loop untuk perbaikan 6.3 Continuous Improvement dalam Logistik Penggunaan Six Sigma, Lean, dan Total Quality Management (TQM) untuk peningkatan berkelanjutan 7: Isu Terkini dan Tren Masa Depan dalam Logistik 7.1 Sustainable Logistics: Manajemen Logistik Berkelanjutan Praktik ramah lingkungan dalam logistik dan pengelolaan aliran material Pengurangan jejak karbon dalam transportasi dan distribusi 7.2 Globalisasi dan Tantangan Logistik Internasional Perbedaan regulasi dan tantangan dalam logistik internasional Pengelolaan logistik lintas negara dan bea cukai 7.3 Inovasi Masa Depan dalam Manajemen Logistik Pengaruh kecerdasan buatan (AI) dan machine learning Future trends: autonomous trucks, blockchain, dan smart contracts 8: Studi Kasus dan Aplikasi Praktis 8.1 Studi Kasus: Implementasi Manajemen Aliran Material di Perusahaan Pembahasan studi kasus sukses dan kegagalan dalam manajemen logistik 8.2 Aplikasi Langsung dan Simulasi Praktikum menggunakan software logistik untuk merencanakan dan mengelola aliran material 8.3 Penyusunan Rencana Logistik untuk Perusahaan Proyek akhir: Merancang strategi logistik dan aliran material untuk sebuah perusahaan 9: Evaluasi dan Sertifikasi 9.1 Ujian Teori dan Praktik Ujian untuk mengukur pemahaman peserta terhadap konsep-konsep logistik 9.2 Pemberian Sertifikat Sertifikat sebagai bukti keterampilan dalam manajemen logistik dan aliran material PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN ADVANCE MANAGEMENT LOGISTIC AND MATERIAL FLOW MANAGEMENT Manajer Logistik: Bertanggung jawab dalam merencanakan, mengelola, dan mengoptimalkan seluruh proses logistik dan aliran material perusahaan. Manajer Rantai Pasokan (Supply Chain Manager): Memerlukan keterampilan untuk mengelola aliran barang dan material dari pemasok hingga konsumen akhir dengan efisien. Manajer Gudang dan Distribusi: Untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan stok, penyimpanan, dan pengiriman barang. Staf Pengadaan dan Pembelian (Procurement Officers): Perlu memahami bagaimana pengelolaan material dan logistik dapat mendukung proses pengadaan yang lebih efisien. Manajer Produksi: Membutuhkan pengetahuan untuk mengintegrasikan aliran material dengan proses produksi untuk meminimalkan gangguan dan pemborosan. Analis Data Rantai Pasokan (Supply Chain Analyst): Diperlukan untuk menganalisis data aliran material dan logistik guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. Konsultan Manajemen Logistik: Mereka yang memberikan solusi untuk perusahaan dalam perbaikan manajemen logistik dan rantai pasokan. Direktur Operasional (COO): Untuk memiliki pemahaman mendalam mengenai bagaimana logistik dan manajemen material berperan dalam kesuksesan operasional perusahaan secara keseluruhan. Pengusaha dan Pemilik Usaha: Untuk memahami cara-cara meningkatkan efisiensi logistik dan mengurangi biaya operasional dalam bisnis mereka. Staf IT dan Sistem Informasi Logistik: Diperlukan untuk memahami teknologi dan sistem yang digunakan dalam manajemen logistik dan aliran material yang lebih efisien.
TRAINING OWNER ESTIMATE
TRAINING OWNER ESTIMATE Training Estimasi Biaya Proyek Menurut Project Management Institute (PMI) dalam publikasi praktik manajemen biaya proyek, penyusunan owner estimate yang akurat mampu membantu pemilik proyek mengendalikan biaya, meminimalkan risiko pembengkakan anggaran, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan proyek.
TRAINING API 650
TRAINING API 650 Training Standar API 650 Menurut American Petroleum Institute (API) melalui standar API 650 yang digunakan secara global, penerapan standar desain dan konstruksi tangki penyimpanan baja mampu meningkatkan keselamatan operasional serta menurunkan risiko kegagalan struktur pada industri minyak, gas, dan petrokimia, sehingga perusahaan wajib memahami standar ini untuk menjaga keandalan fasilitas penyimpanan.
TRAINING INFOGRAFIS
TRAINING INFOGRAFIS PENGERTIAN TRAINING INFOGRAFIS Infografis adalah alat komunikasi visual yang menggabungkan elemen grafik, teks, dan data untuk menyampaikan informasi secara jelas dan ringkas. Dalam dunia yang serba cepat ini, infografis menjadi sangat penting karena mampu menyederhanakan informasi yang kompleks, sehingga mudah dipahami dalam waktu singkat. Mengikuti infografis membantu audiens memahami topik yang sulit dengan cara yang lebih menarik dan efektif, mengingat otak manusia cenderung memproses gambar lebih cepat daripada teks. Di bidang bisnis, pendidikan, atau media, infografis juga berperan dalam meningkatkan engagement dan mempermudah penyampaian pesan. Oleh karena itu, mengikuti infografis menjadi langkah strategis untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik serta membuat informasi yang disajikan lebih mudah diingat. TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING INFOGRAFIS Tujuan Mengikuti Infografis: Menyederhanakan Informasi: Membantu audiens memahami informasi yang kompleks dengan cara yang lebih sederhana dan jelas. Mempercepat Pemahaman: Memberikan informasi secara cepat dengan memanfaatkan elemen visual yang mudah dipahami. Meningkatkan Daya Tarik: Menggunakan desain yang menarik untuk menarik perhatian audiens. Meningkatkan Retensi Informasi: Mempermudah pengingatan informasi melalui gambar dan grafik yang lebih mudah diproses oleh otak. Menyampaikan Pesan Secara Efektif: Menyampaikan informasi atau pesan dengan cara yang lebih efisien dan tepat sasaran. Manfaat Mengikuti Infografis: Meningkatkan Pemahaman: Mempermudah audiens dalam memahami data atau informasi yang kompleks. Menghemat Waktu: Menyajikan informasi secara padat dan jelas, menghemat waktu audiens untuk mencerna informasi. Memperkuat Komunikasi Visual: Menggabungkan elemen visual dan teks untuk memperkuat pesan yang disampaikan. Meningkatkan Engagement: Desain yang menarik dapat menarik perhatian lebih banyak orang dan meningkatkan interaksi dengan konten. Membantu Pengambilan Keputusan: Menyajikan data dan fakta dengan jelas, yang dapat mendukung keputusan berbasis informasi yang akurat. Memudahkan Pembelajaran: Infografis efektif untuk pendidikan, membantu siswa atau peserta pelatihan mempelajari materi dengan cara yang menyenangkan. OUTLINE MATERI INFOGRAFIS 1. Pendahuluan Pengertian Infografis Sejarah dan Perkembangan Infografis Pentingnya Infografis dalam Komunikasi Visual 2. Jenis-jenis Infografis Infografis Statik Infografis Dinamis (Interaktif) Infografis Data-Driven (Berbasis Data) Infografis Timeline Infografis Proses dan Alur 3. Prinsip Dasar Desain Infografis Konsep Visualisasi Data Elemen-elemen Infografis (Grafik, Diagram, Ikon, Teks) Keseimbangan dan Keterbacaan Penggunaan Warna dan Tipografi yang Efektif 4. Proses Pembuatan Infografis Langkah 1: Pengumpulan dan Pemilahan Data Langkah 2: Menentukan Tujuan dan Audiens Langkah 3: Pemilihan Format dan Jenis Infografis Langkah 4: Mendesain dan Menyusun Elemen Visual Langkah 5: Validasi dan Penyempurnaan Desain 5. Alat dan Software untuk Membuat Infografis Canva Adobe Illustrator Piktochart Venngage Infogram Microsoft PowerPoint (untuk infografis sederhana) 6. Teknik Visualisasi Data Diagram Batang dan Diagram Lingkaran Peta dan Grafik Interaktif Grafik Jaringan dan Peta Konsep Menggunakan Statistik dan Angka secara Efektif 7. Psikologi Warna dan Tipografi dalam Infografis Pemilihan Warna yang Tepat untuk Pesan yang Diberikan Jenis Font dan Penggunaan Tipografi yang Tepat Konsep Kontras dan Keterbacaan 8. Infografis untuk Berbagai Sektor Infografis dalam Dunia Bisnis (Analisis Pasar, Laporan Keuangan) Infografis untuk Pendidikan (Penyajian Materi Pelajaran) Infografis dalam Jurnalistik dan Media (Penyajian Berita dan Statistik) Infografis untuk Pemasaran dan Komunikasi (Kampanye dan Promosi) 9. Membuat Infografis yang Efektif Menjaga Kesederhanaan dan Fokus Menghindari Overload Data Storytelling dalam Infografis: Menyampaikan Narasi yang Menarik Meningkatkan Aksesibilitas dan Keterbacaan 10. Evaluasi dan Penilaian Infografis Analisis Kualitas Infografis: Efektivitas, Kejelasan, dan Keterlibatan Audiens Uji Coba Infografis: Umpan Balik dan Penyempurnaan Menyajikan Infografis: Cara Presentasi yang Baik 11. Tren Terkini dalam Infografis Infografis Interaktif dan Penggunaannya di Media Sosial Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) dalam Infografis Penggunaan AI untuk Membuat Infografis 12. Praktikum dan Pembuatan Infografis Pembuatan Infografis Sederhana dengan Alat yang Tersedia Tugas Mandiri: Membuat Infografis Berdasarkan Topik yang Diberikan Presentasi Infografis: Feedback dan Diskusi Kelompok 13. Penutup Review Materi Tips dan Trik dalam Membuat Infografis yang Menarik Referensi dan Sumber Belajar Lanjutan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN INFOGRAFIS Profesional di Bidang Pemasaran Untuk membuat materi promosi yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh audiens. Jurnalis dan Penulis Berita Untuk menyajikan data atau statistik dengan cara yang lebih visual dalam artikel atau laporan. Pendidik dan Pengajar Untuk menyajikan materi pelajaran secara lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Manajer dan Profesional Bisnis Untuk menyajikan laporan, analisis data, dan presentasi kepada atasan atau klien dengan cara yang lebih efisien. Desainer Grafis Untuk mengasah keterampilan dalam membuat desain yang lebih berfokus pada visualisasi data dan informasi. Content Creator dan Influencer Untuk menciptakan konten visual yang lebih menarik di media sosial atau platform online. Tim Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Untuk menyajikan informasi terkait perusahaan atau organisasi dengan cara yang lebih mudah dicerna oleh publik. Pengusaha dan Startup Untuk mempromosikan produk atau layanan dengan cara yang efektif menggunakan infografis sebagai alat pemasaran. Peneliti dan Akademisi Untuk memvisualisasikan hasil penelitian atau data akademis secara lebih menarik dan mudah dipahami. Petugas Pemerintah dan Lembaga Sosial Untuk menyampaikan informasi publik, seperti kebijakan atau statistik sosial, dengan cara yang lebih menarik dan mudah dimengerti oleh masyarakat. PEMATERI/ TRAINER Pelatihan Infografis Bandung ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. JADWAL TRAINING TERBARU DI TAHUN 2026 Januari Februari Maret April 6 – 7 Januari 2026 13 – 14 Februari 2026 5 – 6 Maret 2026 24 – 25 April 2026 Mei Juni Juli Agustus 21 – 22 Mei 2026 11 – 12 Juni 2026 16 – 17 Juli 2026 20 – 21 Agustus 2026 September Oktober November Desember 17 – 18 September 2024 8 – 9 Oktober 2026 12 – 13 November 2026 17 – 18 Desember 2026 Peserta dapat pesan / customize jadwal pelaksanaan training selain tanggal yang sudah kami agendakan. Informasi dan Pendaftaran Training Silahkan konsultasikan kebutuhan perusahaan Anda kepada kami. Apabila ingin mengikuti Pelatihan Software Bali segera hubungi marketing representatif kami dibawah ini. Dapatkan promo menarik dan update jadwal training terbaru. Mari bersinergi dan berkembang bersama kami Informasi lebih lanjut Customer Service : +62 822-9767-5557 (Available WhatsApp) email : cro.suryatraining@gmail.com Admin : +6282297675557
TRAINING SURVEY MAPPING DRONE
TRAINING SURVEY MAPPING DRONE Training Pemetaan Menggunakan Drone Menurut laporan International Association of Oil & Gas Producers (IOGP) dan World Bank tentang pemetaan geospasial modern, penggunaan drone untuk survey dan mapping mampu meningkatkan efisiensi pengumpulan data hingga lebih dari 50% dibandingkan metode konvensional, sehingga organisasi dapat memperoleh data spasial yang lebih akurat, cepat, dan aman untuk mendukung pengambilan keputusan strategis di berbagai sektor.
PELATIHAN ELECTRONIC DATA MANAGEMENT SYSTEM
PELATIHAN ELECTRONIC DATA MANAGEMENT SYSTEM Pelatihan Sistem Manajemen Data Berdasarkan laporan AIIM (Association for Intelligent Information Management), penerapan Electronic Data Management System terbukti mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan dokumen dan memperkuat keamanan data organisasi. Organisasi yang mengadopsi sistem ini dapat memangkas waktu pencarian arsip hingga lebih dari 30% sehingga proses kerja menjadi lebih cepat dan terkontrol.
TRAINING AUDIT COMMAND LANGUAGE
TRAINING AUDIT COMMAND LANGUAGE Training Command Language ACL (Audit Command Language) dikenal sebagai salah satu software audit data analytics yang paling banyak digunakan auditor internal dan eksternal di dunia karena mampu menganalisis data dalam jumlah besar secara cepat dan akurat. Galvanize (pengembang ACL Analytics) menyebutkan bahwa penggunaan ACL membantu auditor meningkatkan efektivitas audit, mendeteksi anomali, serta mengidentifikasi potensi fraud secara lebih dini melalui pendekatan berbasis data.
TRAINING PAYROLL MANAGEMENT
TRAINING PAYROLL MANAGEMENT Training Pengelolaan Sistem Payroll Berdasarkan panduan Chartered Institute of Personnel and Development (CIPD), pengelolaan payroll yang akurat dan patuh regulasi berperan penting dalam menjaga kepercayaan karyawan serta menghindari risiko hukum, karena kesalahan penggajian sering menjadi salah satu sumber utama konflik ketenagakerjaan.
TRAINING MANAJEMEN KEARSIPAN
TRAINING MANAJEMEN KEARSIPAN PENGERTIAN TRAINING MANAJEMEN KEARSIPAN Manajemen kearsipan adalah proses pengelolaan arsip secara sistematis, termasuk pengumpulan, penyimpanan, pengolahan, dan penghapusan dokumen yang memiliki nilai penting bagi organisasi. Kearsipan yang baik tidak hanya memastikan bahwa dokumen dapat diakses dengan mudah, tetapi juga menjaga kerahasiaan dan integritas data. Mengikuti manajemen kearsipan yang tepat sangat penting untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi risiko kehilangan informasi, dan mematuhi peraturan perundang-undangan yang mengatur penyimpanan dokumen. Selain itu, kearsipan yang terorganisir memudahkan proses audit dan pertanggungjawaban, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. Tanpa manajemen kearsipan yang baik, organisasi bisa menghadapi kesulitan dalam menemukan dokumen penting dan berisiko menghadapi masalah hukum atau finansial. TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING MANAJEMEN KEARSIPAN Tujuan Manajemen Kearsipan: Menyimpan Dokumen dengan Teratur: Memastikan arsip tersimpan dengan sistematis dan mudah diakses. Meningkatkan Efisiensi Operasional: Mempercepat pencarian dan pengelolaan dokumen untuk mendukung kelancaran pekerjaan. Menjamin Keamanan Dokumen: Melindungi informasi penting dari kerusakan, kehilangan, atau akses yang tidak sah. Mendukung Kepatuhan Hukum: Memastikan penyimpanan dokumen sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Memudahkan Proses Pengambilan Keputusan: Memiliki akses mudah ke arsip yang relevan untuk mendukung analisis dan keputusan strategis. Mengurangi Risiko Keterlambatan dan Kesalahan: Menghindari risiko kehilangan data yang bisa mempengaruhi operasional dan reputasi organisasi. Manfaat Manajemen Kearsipan: Penghematan Waktu dan Biaya: Pengelolaan arsip yang efisien mengurangi waktu yang dihabiskan untuk mencari dokumen, serta biaya operasional terkait. Aksesibilitas yang Lebih Baik: Memungkinkan akses cepat dan mudah ke dokumen yang diperlukan. Meningkatkan Kepercayaan Stakeholder: Menunjukkan bahwa organisasi memiliki sistem yang baik dalam mengelola informasi. Meningkatkan Keamanan Data: Menjamin bahwa data sensitif dan penting terjaga dari kebocoran atau kerusakan. Mendukung Keberlanjutan Bisnis: Membantu organisasi untuk tetap beroperasi dengan lancar, bahkan dalam situasi darurat atau perubahan besar. Fasilitasi Proses Audit dan Verifikasi: Membuat pemeriksaan dokumen lebih mudah dan transparan, yang membantu dalam audit internal dan eksternal. OUTLINE MATERI MANAJEMEN KEARSIPAN 1: Pengantar Manajemen Kearsipan 1.1 Definisi Manajemen Kearsipan Pengertian kearsipan Peran kearsipan dalam organisasi 1.2 Sejarah dan Perkembangan Kearsipan Evolusi sistem pengarsipan Tren terbaru dalam manajemen kearsipan 1.3 Tujuan dan Manfaat Kearsipan Manfaat pengelolaan arsip yang baik Dampak negatif dari pengarsipan yang buruk 2: Prinsip Dasar Manajemen Kearsipan 2.1 Prinsip Klasifikasi Arsip Pengertian klasifikasi dan sistem pengelompokan arsip Jenis-jenis arsip (aktif, inaktif, dan arsip permanen) 2.2 Prinsip Pemeliharaan Arsip Penyimpanan arsip yang aman Perlindungan terhadap kerusakan fisik dan digital 2.3 Prinsip Penghapusan Arsip Kriteria penghapusan arsip Proses penghapusan arsip yang tepat 3: Sistem Pengarsipan 3.1 Jenis Sistem Pengarsipan Sistem pengarsipan manual vs digital Pengarsipan berbasis cloud dan perangkat lunak khusus 3.2 Teknologi dalam Kearsipan Alat bantu teknologi dalam pengelolaan arsip (misal: software manajemen arsip) Digitalisasi arsip fisik 3.3 Pengelolaan Arsip Elektronik Pengelolaan arsip dalam format elektronik (dokumen PDF, email, database) Standar dan regulasi pengarsipan elektronik 4: Proses Pengelolaan Arsip 4.1 Pengumpulan dan Penerimaan Arsip Prosedur pengumpulan arsip Kriteria penerimaan arsip baru 4.2 Penyimpanan dan Pengaturan Arsip Teknik penyimpanan yang efektif (fisik dan digital) Pengaturan ruang arsip yang efisien 4.3 Pencarian dan Pengambilan Arsip Proses pencarian arsip yang cepat dan akurat Sistem pengambilan arsip yang aman 4.4 Penghapusan dan Pemusnahan Arsip Kebijakan penghapusan arsip yang tidak lagi diperlukan Metode pemusnahan yang sesuai dengan peraturan 5: Kepatuhan Hukum dalam Kearsipan 5.1 Peraturan Perundang-undangan Kearsipan Undang-undang tentang kearsipan di Indonesia Regulasi yang mengatur pengelolaan arsip 5.2 Etika dan Keamanan Data Menjaga kerahasiaan dan integritas data arsip Keamanan dalam pengelolaan arsip fisik dan digital 5.3 Audit dan Pemantauan Kearsipan Proses audit arsip Teknik pemantauan dan evaluasi sistem pengarsipan 6: Implementasi Manajemen Kearsipan dalam Organisasi 6.1 Menyusun Kebijakan Pengelolaan Arsip Cara menyusun kebijakan arsip yang efektif Peran pengelola arsip dalam organisasi 6.2 Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Keterampilan yang dibutuhkan dalam pengelolaan arsip Pelatihan untuk staf pengelola arsip 6.3 Evaluasi dan Peningkatan Sistem Pengarsipan Metode untuk mengevaluasi sistem manajemen arsip Rekomendasi untuk peningkatan sistem pengarsipan 7: Studi Kasus dan Praktik 7.1 Studi Kasus Manajemen Kearsipan Analisis kasus pengelolaan arsip yang berhasil dan gagal 7.2 Praktik Pengelolaan Arsip Latihan pengarsipan dengan menggunakan sistem manual dan digital Simulasi pengelolaan arsip di organisasi PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN MANAJEMEN KEARSIPAN Pekerja di Divisi Kearsipan atau Dokumentasi Karyawan yang bertanggung jawab langsung terhadap pengelolaan arsip di perusahaan atau instansi. Manajer atau Kepala Divisi Administrasi Pimpinan yang mengawasi pengelolaan arsip dan bertanggung jawab atas kebijakan pengarsipan di organisasi. Staf Pengelola Data dan Informasi Pekerja yang terlibat dalam pengelolaan data dan informasi baik dalam format fisik maupun elektronik. Pegawai Pemerintah dan Instansi Publik Karyawan di lembaga pemerintah yang memiliki kewajiban untuk mengelola arsip sesuai dengan peraturan kearsipan negara. Pengelola Arsip Elektronik Profesional yang menangani arsip dalam bentuk digital, termasuk dokumen berbasis cloud, email, dan database. Pustakawan dan Arsiparis Staf yang bekerja di perpustakaan atau lembaga arsip yang bertugas mengelola, menyimpan, dan melestarikan arsip. Tim IT dan Digitalisasi Arsip Anggota tim teknologi informasi yang terlibat dalam digitalisasi arsip dan penyimpanan data secara elektronik. Karyawan yang Terlibat dalam Audit dan Kepatuhan Staf yang terlibat dalam proses audit internal, eksternal, atau pengawasan terkait kepatuhan dalam pengelolaan arsip. Staf Keuangan dan Hukum Pekerja yang mengelola arsip yang terkait dengan dokumen keuangan atau legal yang memiliki persyaratan penyimpanan khusus. Pengelola Proyek dan Administrasi Karyawan yang menangani proyek atau administrasi yang memerlukan pengelolaan dokumen dan arsip proyek jangka panjang. Pihak yang Terlibat dalam Kebijakan dan Peraturan Pengarsipan Profesional yang merancang kebijakan internal mengenai pengelolaan arsip atau berperan dalam perumusan peraturan di organisasi. Karyawan yang Berperan dalam Penataan Ruang Arsip Staf yang bertanggung jawab untuk penataan ruang fisik atau pengelolaan sistem pengarsipan manual. Pihak yang Bertanggung Jawab dalam Pemusnahan Arsip Karyawan yang memutuskan arsip mana yang dapat dimusnahkan sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku. PEMATERI/ TRAINER Pelatihan Manajemen Kearsipan Bandung ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. JADWAL TRAINING TERBARU DI TAHUN 2026 Januari Februari Maret April 6 – 7 Januari 2026 13 – 14 Februari 2026 5 – 6 Maret 2026 24 – 25 April 2026 Mei Juni Juli Agustus 21 – 22 Mei 2026 11 – 12 Juni 2026 16 – 17 Juli 2026 20 – 21 Agustus 2026 September Oktober November Desember 17
TRAINING NEED ANALYSIS
TRAINING NEED ANALYSIS Training Analisis Kebutuhan Pelatihan Laporan CIPD (Chartered Institute of Personnel and Development) menyebutkan bahwa organisasi yang melakukan training need analysis secara sistematis mampu meningkatkan efektivitas pelatihan dan kinerja karyawan, karena program pengembangan disusun berdasarkan kebutuhan kompetensi yang nyata dan terukur.