PELATIHAN PENGOPERASIAN DAN PEMELIHARAAN MESIN DALAM INDUSTRI ELEKTRONIKA Pelatihan Mesin Elektronika Menurut laporan International Electrotechnical Commission (IEC) dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, kesalahan pengoperasian serta kurangnya pemeliharaan mesin elektronik menjadi salah satu penyebab utama downtime produksi dan penurunan kualitas produk, sehingga industri yang menerapkan standar operasi dan perawatan mesin secara konsisten mampu meningkatkan efisiensi dan umur pakai peralatan secara signifikan.
TRAINING OPEN ERP V8/ V10 (ODOO) FUNCTIONAL
TRAINING OPEN ERP V8/ V10 (ODOO) FUNCTIONAL PENGERTIAN TRAINING OPEN ERP V8/ V10 (ODOO) FUNCTIONAL Mengikuti pelatihan Open ERP V8/V10 (Odoo) Functional sangat penting bagi para profesional yang bekerja di bidang ERP atau sistem manajemen bisnis. Odoo adalah salah satu perangkat lunak ERP open-source yang banyak digunakan di berbagai sektor industri untuk mengelola berbagai proses bisnis, seperti akuntansi, inventaris, penjualan, dan manajemen proyek. Pelatihan ini memberikan pemahaman mendalam tentang cara menggunakan berbagai modul Odoo secara efektif, yang akan membantu meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan memperoleh keterampilan untuk mengkonfigurasi dan menyesuaikan sistem Odoo sesuai dengan kebutuhan bisnis, serta memperkuat kemampuan dalam menganalisis dan memecahkan masalah yang muncul dalam penerapan ERP. Hal ini menjadikan pelatihan Open ERP V8/V10 (Odoo) Functional sangat berharga bagi siapa saja yang ingin mengoptimalkan penggunaan Odoo dalam operasional bisnis. TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING OPEN ERP V8/ V10 (ODOO) FUNCTIONAL Tujuan: Memahami Fungsionalitas Odoo: Mempelajari berbagai modul dan fungsionalitas yang ada pada Odoo, seperti akuntansi, penjualan, pembelian, dan inventaris. Meningkatkan Kemampuan Konfigurasi: Menguasai cara mengkonfigurasi sistem Odoo sesuai dengan kebutuhan bisnis. Peningkatan Keterampilan Teknis: Menambah pengetahuan teknis dalam hal implementasi dan penggunaan Odoo pada berbagai sektor bisnis. Memahami Integrasi Modul: Mempelajari cara mengintegrasikan berbagai modul dalam Odoo untuk meningkatkan efisiensi operasional. Menguasai Pengelolaan Proyek: Memahami cara menggunakan Odoo untuk manajemen proyek, termasuk pengelolaan sumber daya dan anggaran. Manfaat: Peningkatan Efisiensi Bisnis: Mengoptimalkan alur kerja dan proses bisnis, mengurangi redundansi, dan meningkatkan produktivitas. Penghematan Waktu dan Biaya: Mempermudah proses administrasi dan manajemen, yang berdampak pada penghematan waktu dan biaya operasional. Kemampuan Adaptasi dalam Berbagai Industri: Memiliki keterampilan yang dapat diterapkan di berbagai industri yang menggunakan Odoo sebagai sistem ERP. Peningkatan Karier Profesional: Memperoleh sertifikasi yang diakui secara internasional, meningkatkan kredibilitas dan peluang karier di bidang ERP. Meningkatkan Pengambilan Keputusan: Membantu perusahaan dalam membuat keputusan yang lebih baik melalui analisis data yang lebih efektif dan akurat. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan: Dengan penggunaan Odoo yang optimal, perusahaan dapat meningkatkan layanan pelanggan dan meningkatkan hubungan bisnis. OUTLINE MATERI OPEN ERP V8/ V10 (ODOO) FUNCTIONAL 1. Pengenalan Odoo Apa itu Odoo? Definisi dan konsep dasar Odoo Sejarah dan evolusi Odoo Modul-modul Utama dalam Odoo Akuntansi Penjualan dan Pembelian Inventaris dan Gudang Manajemen Proyek CRM dan Pemasaran Sumber Daya Manusia (HR) Instalasi dan Konfigurasi Awal Menyiapkan lingkungan Odoo Menginstal dan memulai Odoo di server 2. Manajemen Pengguna dan Keamanan Membuat dan Mengelola Pengguna Pembuatan akun pengguna dan pengaturan hak akses Pengelolaan grup dan peran pengguna Keamanan dalam Odoo Menetapkan kontrol akses berbasis peran (Role-based Access Control) Pembatasan data berdasarkan kelompok pengguna 3. Modul Akuntansi dan Keuangan Dasar-dasar Akuntansi di Odoo Pembuatan akun dan kategori akun Buku besar dan laporan keuangan Proses Pembayaran dan Penerimaan Manajemen transaksi bank dan kas Pembayaran dan penerimaan piutang dan hutang Laporan Keuangan Pembuatan laporan seperti neraca, laporan laba rugi, dan lainnya 4. Modul Penjualan dan Pembelian Manajemen Penjualan Membuat dan mengelola penawaran, pesanan, dan faktur Integrasi dengan stok untuk pengiriman barang Manajemen Pembelian Membuat permintaan pembelian, pesanan pembelian, dan faktur pembelian Pengelolaan pemasok dan pengiriman barang 5. Manajemen Inventaris dan Gudang Pengelolaan Stok dan Persediaan Mengatur gudang, lokasi, dan kategori produk Memasukkan dan mengelola persediaan barang Proses Pengiriman dan Penerimaan Barang Proses pemindahan stok antara gudang Pembaruan stok secara otomatis melalui penjualan dan pembelian 6. Manajemen Proyek dan Tugas Manajemen Proyek Membuat dan mengelola proyek dan tahapannya Pembagian tugas dan alokasi sumber daya Pelacakan Waktu dan Biaya Proyek Melacak jam kerja dan biaya yang terlibat dalam proyek 7. Modul Sumber Daya Manusia (HR) Manajemen Karyawan Menambahkan dan mengelola data karyawan Pengelolaan absensi, cuti, dan penggajian Evaluasi Kinerja dan Rekrutmen Menangani proses rekrutmen dan wawancara Menyusun penilaian kinerja karyawan 8. Manajemen CRM dan Pemasaran Manajemen Kontak dan Peluang Membuat dan mengelola kontak pelanggan Mengelola peluang dan siklus penjualan Kampanye Pemasaran Membuat dan meluncurkan kampanye pemasaran Pelacakan hasil kampanye 9. Customisasi dan Pengaturan Sistem Menyesuaikan Modul dan Fungsi Menyesuaikan form dan tampilan modul Menambahkan fungsionalitas baru menggunakan Odoo Studio Pengaturan Parameter Sistem Mengonfigurasi preferensi sistem dan parameter umum 10. Pelaporan dan Analisis Data Laporan Standard Odoo Membuat dan menyesuaikan laporan keuangan, penjualan, dan lainnya Dashboard dan Analisis Data Membuat dan mengelola dashboard visual untuk analisis data 11. Pemeliharaan dan Pembaruan Sistem Mengelola Pembaruan Odoo Proses pembaruan sistem dan pemeliharaan modul Cadangan dan Pemulihan Data Mengatur cadangan data dan pemulihan sistem 12. Penutupan dan Evaluasi Studi Kasus Menerapkan semua yang telah dipelajari melalui studi kasus nyata Evaluasi dan Ujian Ujian akhir untuk menguji pemahaman materi PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN OPEN ERP V8/ V10 (ODOO) FUNCTIONAL Manajer IT dan Sistem Informasi Bertanggung jawab dalam memilih dan mengimplementasikan sistem ERP untuk perusahaan. Administrator Sistem ERP Mengelola dan mengkonfigurasi sistem ERP di perusahaan, serta memastikan operasional berjalan lancar. Profesional Akuntansi Membutuhkan pemahaman tentang modul akuntansi Odoo untuk mengelola laporan keuangan dan transaksi. Manajer Proyek Memerlukan keterampilan dalam menggunakan modul proyek Odoo untuk mengelola sumber daya, waktu, dan anggaran proyek. Manajer Penjualan dan Pemasaran Membutuhkan pelatihan untuk menggunakan modul penjualan, CRM, dan pemasaran dalam Odoo untuk meningkatkan efisiensi tim penjualan. Manajer Pembelian dan Stok Membutuhkan pemahaman dalam menggunakan modul pembelian dan manajemen inventaris Odoo untuk pengelolaan persediaan dan transaksi pembelian. Manajer Sumber Daya Manusia (HR) Membutuhkan pelatihan untuk mengelola data karyawan, absensi, gaji, dan proses rekrutmen menggunakan Odoo. Konsultan ERP Menginginkan pemahaman mendalam untuk memberikan solusi ERP kepada klien dan perusahaan. Pengembang Odoo Membutuhkan pelatihan untuk menyesuaikan dan mengembangkan fitur tambahan pada Odoo sesuai dengan kebutuhan spesifik perusahaan. Pemilik dan Pengusaha Kecil-Menengah Memerlukan pelatihan untuk mengoptimalkan operasional bisnis mereka dengan menggunakan Odoo sebagai sistem ERP. PEMATERI/ TRAINER Pelatihan Open Erp V8/ V10 (Odoo) Functional Bandung ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. JADWAL TRAINING TERBARU DI TAHUN 2026 Januari Februari Maret April 6 – 7 Januari 2026 13 – 14 Februari 2026 5 – 6 Maret 2026 24 – 25 April 2026 Mei Juni Juli Agustus 21 – 22 Mei 2026 11 – 12 Juni 2026 16 – 17 Juli 2026 20 – 21 Agustus 2026 September Oktober November Desember 17 – 18
PELATIHAN PENGELOLAAN CORPORATE GOVERNANCE DI PERUSAHAAN PUBLIK
PELATIHAN PENGELOLAAN CORPORATE GOVERNANCE DI PERUSAHAAN PUBLIK Pelatihan Corporate Governance Berdasarkan laporan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penerapan corporate governance yang baik terbukti meningkatkan kepercayaan investor, memperkuat kinerja perusahaan publik, dan menurunkan risiko penyalahgunaan wewenang, sehingga perusahaan dengan tata kelola yang kuat cenderung memiliki keberlanjutan usaha yang lebih stabil.
TRAINING DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN SATUAN KERJA PEMERINTAH PUSAT
TRAINING DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN SATUAN KERJA PEMERINTAH PUSAT PENGERTIAN TRAINING DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN SATUAN KERJA PEMERINTAH PUSAT Dasar pengelolaan keuangan Satuan Kerja Pemerintah Pusat (SKPP) merujuk pada prinsip-prinsip yang harus diterapkan dalam pengelolaan anggaran dan dana di lingkungan instansi pemerintah pusat. Hal ini melibatkan penerapan aturan yang jelas dan transparan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta pertanggungjawaban keuangan. Mengikuti dasar pengelolaan keuangan ini sangat penting karena dapat memastikan bahwa anggaran negara digunakan secara efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan dan prioritas nasional. Selain itu, kepatuhan terhadap dasar pengelolaan keuangan juga menghindarkan penyalahgunaan dana publik, meningkatkan akuntabilitas, serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Dengan mengikuti pedoman ini, pemerintah dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara. TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN SATUAN KERJA PEMERINTAH PUSAT Meningkatkan Transparansi Menjamin penggunaan anggaran yang jelas dan dapat diakses oleh publik, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat. Meningkatkan Akuntabilitas Membantu setiap unit kerja untuk mempertanggungjawabkan penggunaan dana yang telah dialokasikan secara tepat sesuai dengan peraturan yang berlaku. Penggunaan Anggaran yang Efisien dan Efektif Memastikan bahwa anggaran digunakan dengan cara yang paling optimal untuk mencapai tujuan dan prioritas nasional. Mencegah Penyalahgunaan Keuangan Negara Dengan adanya pengawasan dan pedoman yang jelas, potensi penyalahgunaan atau kebocoran anggaran dapat diminimalisir. Memperbaiki Tata Kelola Pemerintahan Mendorong terciptanya sistem pengelolaan keuangan yang lebih terorganisir dan terstruktur, yang mendukung tata kelola pemerintahan yang baik. Peningkatan Kinerja Satuan Kerja Dengan pengelolaan yang lebih baik, setiap satuan kerja dapat mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dengan lebih efisien. Meningkatkan Kepatuhan terhadap Regulasi Memastikan bahwa pengelolaan keuangan mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga menghindari pelanggaran hukum. Mendukung Perencanaan dan Pengendalian Anggaran yang Lebih Baik Dengan pedoman yang jelas, satuan kerja dapat merencanakan dan mengendalikan pengeluaran sesuai dengan anggaran yang tersedia. Meningkatkan Citra Pemerintah Pengelolaan keuangan yang baik memperlihatkan komitmen pemerintah dalam mengelola sumber daya publik secara profesional dan bertanggung jawab. OUTLINE MATERI DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN SATUAN KERJA PEMERINTAH PUSAT Pendahuluan 1.1. Pengertian Dasar Pengelolaan Keuangan Satuan Kerja Pemerintah Pusat 1.2. Pentingnya Pengelolaan Keuangan dalam Satuan Kerja Pemerintah Pusat 1.3. Tujuan dan Manfaat Pengelolaan Keuangan yang Baik Prinsip-Prinsip Dasar Pengelolaan Keuangan 2.1. Transparansi 2.2. Akuntabilitas 2.3. Efisiensi dan Efektivitas 2.4. Kepatuhan terhadap Regulasi 2.5. Pengendalian Internal III. Kerangka Regulasi Pengelolaan Keuangan 3.1. Undang-Undang Keuangan Negara 3.2. Peraturan Pemerintah terkait Pengelolaan Keuangan 3.3. Peraturan Menteri Keuangan dan Birokrasi Pemerintah 3.4. Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam Pengelolaan Keuangan Proses Pengelolaan Keuangan Satuan Kerja Pemerintah Pusat 4.1. Penyusunan Anggaran dan Rencana Keuangan 4.2. Pelaksanaan Anggaran dan Pengelolaan Dana 4.3. Pengawasan dan Pengendalian Penggunaan Anggaran 4.4. Pertanggungjawaban dan Laporan Keuangan Pengelolaan Sumber Daya Keuangan 5.1. Pengalokasian dan Distribusi Anggaran 5.2. Manajemen Penerimaan dan Pengeluaran 5.3. Pengelolaan Dana Hibah dan Bantuan Pemerintah 5.4. Pengelolaan Aset dan Belanja Modal Pengendalian Internal dalam Pengelolaan Keuangan 6.1. Sistem Pengendalian Internal Keuangan Negara 6.2. Audit Internal dan Eksternal dalam Pengelolaan Keuangan 6.3. Peran Inspektorat dan Badan Pengawasan Keuangan VII. Evaluasi dan Laporan Keuangan 7.1. Penyusunan dan Penyampaian Laporan Keuangan 7.2. Evaluasi Kinerja Pengelolaan Keuangan 7.3. Tindak Lanjut Hasil Evaluasi dan Audit Keuangan VIII. Studi Kasus dan Pembahasan 8.1. Kasus Pengelolaan Keuangan yang Efisien dan Transparan 8.2. Analisis Kasus Pengelolaan Keuangan yang Gagal atau Tidak Sesuai Aturan 8.3. Pembahasan Solusi untuk Meningkatkan Pengelolaan Keuangan Penutup 9.1. Kesimpulan tentang Pentingnya Dasar Pengelolaan Keuangan 9.2. Saran untuk Peningkatan Pengelolaan Keuangan Satuan Kerja Pemerintah Pusat 9.3. Pertanyaan dan Diskusi PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN SATUAN KERJA PEMERINTAH PUSAT Pimpinan dan Manajer Satuan Kerja Memerlukan pemahaman tentang prinsip-prinsip dasar pengelolaan keuangan untuk mengambil keputusan strategis yang tepat. Staf Keuangan dan Akuntansi Bertanggung jawab langsung dalam penyusunan, pelaksanaan, dan pelaporan keuangan di satuan kerja. Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD) Membutuhkan keterampilan dalam mengelola anggaran dan dana yang sesuai dengan peraturan pemerintah pusat. Auditor Internal dan Eksternal Perlu memahami mekanisme pengelolaan keuangan agar dapat melakukan audit yang efektif dan akurat. Penyusun Laporan Keuangan Memerlukan pengetahuan dalam menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan standar yang berlaku. Pengawas Keuangan dan Pengendalian Internal Membutuhkan pelatihan untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian dalam penggunaan anggaran dan dana pemerintah. Birokrat Pemerintah di Tingkat Pusat dan Daerah Memerlukan pemahaman mengenai pengelolaan anggaran untuk mendukung kebijakan dan perencanaan pembangunan yang berbasis keuangan yang akuntabel. Pegawai yang Terlibat dalam Pengelolaan Hibah dan Dana Bantuan Membutuhkan pelatihan tentang pengelolaan dana hibah atau bantuan untuk memastikan penggunaan yang tepat dan sesuai aturan. Staf Perencanaan Anggaran Perlu memahami cara merencanakan dan mengelola anggaran secara efektif dan efisien sesuai dengan kebijakan pemerintah. Komite atau Tim Pengarah Keuangan Memerlukan pelatihan untuk memantau dan mengevaluasi pengelolaan keuangan di satuan kerja secara keseluruhan. PEMATERI/ TRAINER Pelatihan Dasar Pengelolaan Keuangan Satuan Kerja Pemerintah Pusat Bandung ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. JADWAL TRAINING TERBARU DI TAHUN 2026 Januari Februari Maret April 6 – 7 Januari 2026 13 – 14 Februari 2026 5 – 6 Maret 2026 24 – 25 April 2026 Mei Juni Juli Agustus 21 – 22 Mei 2026 11 – 12 Juni 2026 16 – 17 Juli 2026 20 – 21 Agustus 2026 September Oktober November Desember 17 – 18 September 2024 8 – 9 Oktober 2026 12 – 13 November 2026 17 – 18 Desember 2026 Peserta dapat pesan / customize jadwal pelaksanaan training selain tanggal yang sudah kami agendakan. Informasi dan Pendaftaran Training Silahkan konsultasikan kebutuhan perusahaan Anda kepada kami. Apabila ingin mengikuti Pelatihan Laporan Keuangan Bali segera hubungi marketing representatif kami dibawah ini. Dapatkan promo menarik dan update jadwal training terbaru. Mari bersinergi dan berkembang bersama kami Informasi lebih lanjut Customer Service : +62 822-9767-5557 (Available WhatsApp) email : cro.suryatraining@gmail.com Admin : +6282297675557
TRAINING BUILDING MANAGEMENT
TRAINING BUILDING MANAGEMENT PENGERTIAN TRAINING BUILDING MANAGEMENT Building management merujuk pada proses pengelolaan dan pemeliharaan gedung atau fasilitas untuk memastikan operasional yang efisien, aman, dan nyaman bagi penghuninya. Hal ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengelolaan sumber daya, perawatan infrastruktur, hingga pengawasan terhadap layanan kebersihan dan keamanan. Mengikuti building management sangat penting karena dapat meningkatkan kenyamanan penghuni serta memperpanjang umur bangunan. Selain itu, dengan pengelolaan yang baik, biaya operasional bisa lebih efisien, dan risiko kerusakan atau kecelakaan dapat diminimalisir. Dalam lingkungan bisnis atau perumahan, manajemen yang efektif juga dapat meningkatkan nilai properti dan menciptakan lingkungan yang produktif dan aman bagi semua pihak yang terlibat. Oleh karena itu, building management yang baik menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan dan kesuksesan pengelolaan gedung. TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING BUILDING MANAGEMENT Tujuan Mengikuti Building Management: Meningkatkan Efisiensi Operasional Memastikan bahwa semua sistem dalam bangunan berfungsi dengan baik dan hemat biaya. Memastikan Keamanan dan Keselamatan Menjamin keamanan penghuni dengan mengelola sistem pengawasan, alarm kebakaran, dan prosedur darurat. Perawatan dan Pemeliharaan Rutin Menjaga kondisi bangunan dengan melakukan perawatan berkala terhadap infrastruktur dan fasilitas. Meningkatkan Kualitas Lingkungan Menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat bagi penghuni dengan pengelolaan kebersihan, ventilasi, dan pencahayaan. Mengurangi Biaya Tak Terduga Dengan pengelolaan yang baik, mencegah kerusakan besar yang dapat menimbulkan biaya perbaikan yang tinggi. Manfaat Mengikuti Building Management: Penghematan Biaya Operasional Pengelolaan yang efisien membantu mengurangi pemborosan energi dan biaya pemeliharaan. Meningkatkan Nilai Properti Gedung yang terkelola dengan baik memiliki nilai pasar yang lebih tinggi. Kenyamanan Penghuni Menjamin kenyamanan penghuni dengan fasilitas yang terawat, udara segar, dan lingkungan yang aman. Meningkatkan Produktivitas Di lingkungan bisnis, gedung yang dikelola dengan baik dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas karyawan. Memenuhi Peraturan dan Standar Memastikan bahwa bangunan memenuhi peraturan dan standar keselamatan serta lingkungan yang berlaku. OUTLINE MATERI BUILDING MANAGEMENT I. Pendahuluan ke Building Management Pengertian dan konsep dasar building management Pentingnya building management dalam pengelolaan gedung Tujuan dan manfaat building management Jenis-jenis bangunan yang memerlukan building management (perkantoran, apartemen, gedung komersial) II. Komponen-Komponen Building Management Manajemen Fasilitas Pengelolaan ruang dan fasilitas umum Pemeliharaan fasilitas gedung (AC, lift, sistem listrik, dll) Keamanan dan Keselamatan Sistem keamanan (CCTV, pengawasan 24 jam, petugas keamanan) Sistem keselamatan (alarm kebakaran, rambu evakuasi, jalur darurat) Pemeliharaan Infrastruktur Perawatan rutin dan preventif bangunan Inspeksi berkala terhadap sistem struktur bangunan (atap, dinding, lantai) Manajemen Energi Pengelolaan konsumsi energi dan air Penghematan energi dan penggunaan sumber energi terbarukan Pengelolaan Kebersihan dan Lingkungan Kebersihan ruang umum dan area parkir Pengelolaan sampah dan limbah III. Proses dan Teknik Manajemen Building Perencanaan dan Pengorganisasian Menyusun rencana pemeliharaan dan perbaikan Penjadwalan tugas manajemen dan pemeliharaan gedung Pengelolaan Anggaran Pengelolaan biaya operasional gedung Penyusunan anggaran tahunan dan kontrol biaya Evaluasi dan Pengawasan Pengawasan kualitas layanan building management Penilaian dan audit pemeliharaan gedung IV. Teknologi dalam Building Management Pemanfaatan teknologi untuk manajemen gedung (Sistem Building Automation, IoT, Smart Building) Software dan aplikasi untuk mempermudah pengelolaan gedung Sistem pemantauan jarak jauh dan pengelolaan energi berbasis teknologi V. Aspek Hukum dan Etika dalam Building Management Peraturan pemerintah yang relevan dengan pengelolaan gedung Etika dalam manajemen gedung (transparansi, tanggung jawab, komunikasi) Hak dan kewajiban penghuni dan pengelola gedung VI. Studi Kasus dan Praktik Analisis studi kasus manajemen gedung di berbagai sektor (perkantoran, apartemen, pusat perbelanjaan) Praktik lapangan: kunjungan ke gedung dengan sistem building management yang terkelola dengan baik Simulasi pengelolaan gedung dengan penggunaan software manajemen VII. Evaluasi dan Ujian Akhir Evaluasi pengetahuan peserta melalui ujian teori Evaluasi praktik lapangan dan presentasi PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN BUILDING MANAGEMENT Manajer Properti Bertanggung jawab atas pengelolaan gedung atau kompleks properti, baik perkantoran, apartemen, atau pusat perbelanjaan. Pengelola Fasilitas Profesional yang mengelola fasilitas gedung dan memastikan operasional yang lancar serta perawatan fasilitas secara berkala. Teknisi Bangunan Pekerja yang terlibat dalam pemeliharaan teknis bangunan seperti perawatan sistem HVAC, listrik, dan sistem mekanikal lainnya. Manajer Keamanan Bertugas mengelola sistem keamanan gedung, termasuk pengawasan, pengaturan prosedur darurat, dan keselamatan penghuni. Staf Kebersihan dan Pemeliharaan Karyawan yang bertanggung jawab atas kebersihan dan pemeliharaan lingkungan gedung, seperti pembersihan ruang umum dan pengelolaan sampah. Pemilik atau Investor Properti Pemilik atau investor yang ingin memahami bagaimana cara mengelola dan merawat propertinya secara efisien untuk meningkatkan nilai investasi. Arsitek dan Desainer Interior Profesional yang terlibat dalam perencanaan dan desain bangunan serta bertanggung jawab untuk memastikan integrasi desain dengan kebutuhan manajemen gedung. Penyedia Layanan Outsourcing (seperti kebersihan, keamanan, dan pemeliharaan) Perusahaan atau individu yang menyediakan layanan outsourcing terkait building management untuk berbagai jenis gedung. Penghuni atau Pengelola Apartemen Penghuni atau pengelola yang ingin memastikan bahwa gedung tempat mereka tinggal dikelola dengan baik dan memiliki kenyamanan serta keamanan. Profesional di Bidang Energi dan Lingkungan Profesional yang fokus pada pengelolaan energi, efisiensi energi, dan pengurangan dampak lingkungan dalam pengelolaan gedung. Manajer Sumber Daya Manusia (SDM) Terlibat dalam manajemen karyawan yang bekerja di bidang building management dan memastikan ketersediaan keterampilan yang tepat untuk tugas-tugas tertentu. PEMATERI/ TRAINER Pelatihan Building Management Bandung ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. JADWAL TRAINING TERBARU DI TAHUN 2026 Januari Februari Maret April 6 – 7 Januari 2026 13 – 14 Februari 2026 5 – 6 Maret 2026 24 – 25 April 2026 Mei Juni Juli Agustus 21 – 22 Mei 2026 11 – 12 Juni 2026 16 – 17 Juli 2026 20 – 21 Agustus 2026 September Oktober November Desember 17 – 18 September 2024 8 – 9 Oktober 2026 12 – 13 November 2026 17 – 18 Desember 2026 Peserta dapat pesan / customize jadwal pelaksanaan training selain tanggal yang sudah kami agendakan. Informasi dan Pendaftaran Training Silahkan konsultasikan kebutuhan perusahaan Anda kepada kami. Apabila ingin mengikuti Pelatihan Manajemen Gedung Bali segera hubungi marketing representatif kami dibawah ini. Dapatkan promo menarik dan update jadwal training terbaru. Mari bersinergi dan berkembang bersama kami Informasi lebih lanjut Customer Service : +62 822-9767-5557 (Available WhatsApp) email : cro.suryatraining@gmail.com Admin : +6282297675557
TRAINING PEMBUATAN PRODUK KOSMETIK ALAMI UNTUK PENSIUNAN
TRAINING PEMBUATAN PRODUK KOSMETIK ALAMI UNTUK PENSIUNAN Training Kosmetik Alami Berdasarkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta laporan World Health Organization (WHO), tren penggunaan kosmetik alami terus meningkat karena dianggap lebih aman dan ramah kulit, khususnya bagi usia dewasa dan lansia, sehingga keterampilan membuat produk kosmetik alami membuka peluang kesehatan sekaligus usaha mandiri bagi para pensiunan.
TRAINING PENYUSUNAN KEBIJAKAN HR UNTUK ORGANISASI DENGAN TENAGA KERJA REMOTE
TRAINING PENYUSUNAN KEBIJAKAN HR UNTUK ORGANISASI DENGAN TENAGA KERJA REMOTE Training Kebijakan HR Berdasarkan laporan Future of Jobs Report dari World Economic Forum dan riset Gartner, lebih dari 70% organisasi global telah menerapkan atau merencanakan sistem kerja remote, sehingga HR perlu menyusun kebijakan yang jelas agar produktivitas, kepatuhan, dan kesejahteraan karyawan tetap terjaga secara berkelanjutan.
TRAINING EFFECTIVE MAINTENANCE MANAGEMENT
TRAINING EFFECTIVE MAINTENANCE MANAGEMENT PENGERTIAN TRAINING EFFECTIVE MAINTENANCE MANAGEMENT Effective Maintenance Management adalah pendekatan strategis dalam pengelolaan dan pemeliharaan aset yang bertujuan untuk memastikan keberlanjutan operasional suatu organisasi atau perusahaan. Pendekatan ini mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan terhadap kegiatan pemeliharaan mesin, peralatan, dan fasilitas lainnya agar tetap berfungsi dengan optimal. Pentingnya mengikuti prinsip-prinsip Effective Maintenance Management terletak pada kemampuannya untuk meminimalkan downtime, mengurangi biaya perbaikan, dan memperpanjang umur aset. Selain itu, manajemen pemeliharaan yang efektif juga dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi risiko kecelakaan, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan di tempat kerja. Dalam konteks industri, hal ini sangat penting untuk mendukung kelancaran produksi dan mencapai efisiensi operasional secara keseluruhan. TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING EFFECTIVE MAINTENANCE MANAGEMENT Tujuan Mengikuti Effective Maintenance Management: Meningkatkan Keandalan Aset – Memastikan mesin dan peralatan berfungsi optimal dengan minimal gangguan. Meminimalkan Downtime – Mengurangi waktu berhentinya operasional karena kerusakan atau perbaikan yang tidak terencana. Menurunkan Biaya Perawatan – Mengoptimalkan biaya pemeliharaan dengan perencanaan yang baik dan mencegah kerusakan besar. Memperpanjang Umur Aset – Merawat dan menjaga kondisi peralatan agar dapat digunakan lebih lama dan dengan biaya yang lebih rendah. Meningkatkan Produktivitas – Meningkatkan efisiensi operasional dan hasil produksi dengan aset yang selalu siap pakai. Meningkatkan Keselamatan Kerja – Mengurangi risiko kecelakaan akibat kerusakan peralatan atau kegagalan sistem. Memenuhi Standar Kualitas – Menjamin peralatan bekerja sesuai dengan spesifikasi dan kualitas yang ditentukan. Manfaat Mengikuti Effective Maintenance Management: Pengurangan Biaya Operasional – Pengelolaan yang efisien mengurangi biaya perbaikan dan pemeliharaan mendadak. Peningkatan Kinerja Organisasi – Operasional yang lancar berkontribusi pada pencapaian tujuan bisnis yang lebih baik. Peningkatan Kepuasan Pelanggan – Memastikan produk atau layanan yang dihasilkan tidak terganggu oleh masalah teknis atau kualitas. Keberlanjutan Bisnis – Mengurangi potensi gangguan yang bisa menghambat operasional jangka panjang. Kepatuhan terhadap Regulasi – Memastikan bahwa proses pemeliharaan memenuhi standar regulasi dan persyaratan industri. Fleksibilitas dalam Pengelolaan Sumber Daya – Memberikan panduan yang jelas untuk distribusi sumber daya dan tenaga kerja dalam pemeliharaan. OUTLINE MATERI EFFECTIVE MAINTENANCE MANAGEMENT Pendahuluan 1.1 Pengertian Maintenance Management Definisi dan ruang lingkup pemeliharaan Pentingnya manajemen pemeliharaan dalam operasional bisnis 1.2 Sejarah dan Perkembangan Maintenance Management Perkembangan sistem pemeliharaan dari tradisional hingga modern 1.3 Tujuan dan Manfaat Effective Maintenance Management Prinsip Dasar Maintenance Management 2.1 Konsep Pemeliharaan Preventif, Prediktif, dan Korektif Perbedaan dan aplikasi masing-masing jenis pemeliharaan 2.2 Prinsip Kunci dalam Maintenance Management Keandalan, efisiensi, dan proaktif dalam pemeliharaan 2.3 Manajemen Sumber Daya dan Proses Pemeliharaan Pengelolaan sumber daya manusia, material, dan peralatan Strategi dan Taktik dalam Maintenance Management 3.1 Maintenance Planning and Scheduling Pentingnya perencanaan dan penjadwalan pemeliharaan yang efektif 3.2 Sistem Manajemen Pemeliharaan Berbasis Teknologi Penggunaan software dan teknologi dalam perencanaan dan pelaksanaan pemeliharaan 3.3 Pemeliharaan Berbasis Kondisi (Condition-Based Maintenance) Teknologi sensor dan monitoring untuk pemeliharaan berbasis kondisi Pengukuran dan Evaluasi Kinerja Pemeliharaan 4.1 Key Performance Indicators (KPIs) untuk Maintenance Indikator yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pemeliharaan 4.2 Analisis Biaya Pemeliharaan Menghitung dan mengelola biaya dalam kegiatan pemeliharaan 4.3 Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Metode untuk menilai dan menganalisis potensi kegagalan dalam sistem pemeliharaan Manajemen Tim Pemeliharaan 5.1 Peran Tim Maintenance Struktur dan tanggung jawab tim pemeliharaan dalam organisasi 5.2 Pelatihan dan Pengembangan Keterampilan Pentingnya pelatihan untuk meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial 5.3 Kepemimpinan dalam Maintenance Management Teknik kepemimpinan yang efektif dalam mengelola tim pemeliharaan Teknologi dalam Maintenance Management 6.1 Internet of Things (IoT) dan Maintenance Pemanfaatan IoT untuk pemantauan dan pemeliharaan jarak jauh 6.2 Big Data dan Analitik dalam Pemeliharaan Analisis data besar untuk prediksi dan pengoptimalan kegiatan pemeliharaan 6.3 Augmented Reality (AR) dalam Pemeliharaan Aplikasi AR untuk perawatan dan perbaikan peralatan Pemeliharaan dan Keselamatan Kerja 7.1 Pentingnya Keselamatan dalam Proses Pemeliharaan Standar keselamatan dan prosedur yang harus diikuti dalam pemeliharaan 7.2 Pengelolaan Risiko dalam Pemeliharaan Teknik identifikasi dan mitigasi risiko dalam pemeliharaan aset 7.3 Pengaruh Pemeliharaan terhadap Lingkungan Kerja Dampak pemeliharaan terhadap lingkungan fisik dan keselamatan kerja Studi Kasus dan Praktik Terbaik 8.1 Studi Kasus Implementasi Maintenance Management yang Efektif Pembahasan kasus nyata dari berbagai industri 8.2 Best Practices dalam Maintenance Management Praktik terbaik yang dapat diadopsi dalam organisasi Penutup 9.1 Rangkuman Materi Menyimpulkan konsep-konsep utama dalam pemeliharaan yang efektif 9.2 Evaluasi dan Ujian Akhir Ujian dan evaluasi untuk mengukur pemahaman peserta tentang materi yang diajarkan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN EFFECTIVE MAINTENANCE MANAGEMENT Manajer Pemeliharaan Bertanggung jawab atas perencanaan dan pengawasan pemeliharaan aset dan peralatan dalam perusahaan. Supervisor Pemeliharaan Mengawasi pelaksanaan kegiatan pemeliharaan sehari-hari, termasuk tim teknisi dan operator. Teknisi dan Staf Pemeliharaan Melaksanakan tugas pemeliharaan dan perbaikan peralatan serta mesin sesuai dengan standar dan jadwal yang telah ditetapkan. Manajer Operasional Memiliki peran dalam memastikan kelancaran operasional perusahaan, termasuk pengelolaan pemeliharaan yang efektif untuk mendukung produktivitas. Insinyur Proyek Terlibat dalam perencanaan dan implementasi pemeliharaan untuk proyek-proyek baru serta pemeliharaan aset di proyek. Manajer Keuangan Memantau anggaran pemeliharaan dan mengoptimalkan biaya operasional, serta memahami bagaimana manajemen pemeliharaan dapat mempengaruhi keuangan perusahaan. Manager Kualitas Memastikan bahwa kegiatan pemeliharaan tidak mengganggu standar kualitas dan proses produksi yang telah ditetapkan. Staf IT dan Sistem Informasi Terlibat dalam implementasi dan pemeliharaan sistem berbasis teknologi, seperti perangkat lunak manajemen pemeliharaan berbasis komputer (CMMS). Pimpinan Eksekutif/CEO Membutuhkan pemahaman tentang strategi pemeliharaan yang efektif untuk memastikan kelancaran operasional dan keberlanjutan bisnis jangka panjang. Konsultan dan Trainer Profesional yang memberikan pelatihan dan konsultasi tentang manajemen pemeliharaan di berbagai sektor industri. Pemangku Kepentingan Industri Pemilik atau manajer dari industri yang bergantung pada peralatan dan aset untuk menjalankan operasional yang efisien dan menguntungkan. PEMATERI/ TRAINER Pelatihan Effective Maintenance Management Bandung ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. JADWAL TRAINING TERBARU DI TAHUN 2026 Januari Februari Maret April 6 – 7 Januari 2026 13 – 14 Februari 2026 5 – 6 Maret 2026 24 – 25 April 2026 Mei Juni Juli Agustus 21 – 22 Mei 2026 11 – 12 Juni 2026 16 – 17 Juli 2026 20 – 21 Agustus 2026 September Oktober November Desember 17 – 18 September 2024 8 – 9 Oktober 2026 12 – 13 November 2026 17 – 18 Desember 2026 Peserta dapat pesan / customize jadwal pelaksanaan training selain tanggal yang sudah
TRAINING MENGHADAPI TANTANGAN HR DALAM PENGELOLAAN KARYAWAN MULTINASIONAL
TRAINING MENGHADAPI TANTANGAN HR DALAM PENGELOLAAN KARYAWAN MULTINASIONAL Training HR Multinasional Berdasarkan laporan Global Human Capital Trends dari Deloitte dan data International Labour Organization (ILO), organisasi multinasional menghadapi tantangan signifikan dalam mengelola keberagaman budaya, regulasi ketenagakerjaan lintas negara, serta perbedaan gaya kerja, sehingga peran HR menjadi faktor kunci dalam menjaga kinerja dan stabilitas organisasi.
TRAINING PROFESIONAL PERSONAL SELLING
TRAINING PROFESIONAL PERSONAL SELLING Training Strategi Penjualan Profesional Kemampuan personal selling masih menjadi salah satu strategi pemasaran paling efektif dalam meningkatkan penjualan. Menurut laporan dari HubSpot, lebih dari 60% pelanggan cenderung melakukan pembelian setelah berinteraksi langsung dengan tenaga penjual yang mampu menjelaskan produk secara jelas dan meyakinkan. Oleh karena itu, penguasaan teknik personal selling yang profesional menjadi sangat penting agar perusahaan mampu membangun hubungan pelanggan yang kuat sekaligus meningkatkan keberhasilan penjualan.