Offcanvas

When Should We Call You?

Edit Template

TRAINING SOCIAL MAPING UNTUK PROPER & CSR & TRAINING SUPPLY CHAIN AND PROCUREMENT MANAGEMENT

TRAINING SOCIAL MAPING UNTUK PROPER & CSR & TRAINING SUPPLY CHAIN AND PROCUREMENT MANAGEMENT

 

PENGERTIAN TRAINING SOCIAL MAPING UNTUK PROPER & CSR & TRAINING SUPPLY CHAIN AND PROCUREMENT MANAGEMENT

Social mapping adalah proses pengumpulan dan analisis data tentang kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan dari suatu komunitas atau daerah tertentu. Dalam konteks PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan) dan CSR (Corporate Social Responsibility), social mapping berperan penting untuk mengidentifikasi dampak kegiatan perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Mengikuti social mapping dalam kegiatan tersebut sangat penting agar perusahaan dapat merancang program yang relevan dan efektif, serta memastikan bahwa kegiatan operasionalnya tidak merugikan pihak lain. Selain itu, social mapping juga relevan dalam training supply chain dan procurement management, di mana perusahaan harus memahami kondisi sosial dan ekonomi di sepanjang rantai pasoknya. Ini memungkinkan perusahaan untuk mengoptimalkan keputusan pengadaan yang lebih bertanggung jawab, meningkatkan hubungan dengan pemasok, serta memastikan keberlanjutan operasional yang sesuai dengan prinsip-prinsip etika dan keberlanjutan. Dengan demikian, social mapping tidak hanya mendukung kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga meningkatkan kinerja perusahaan secara sosial dan ekonomi.

TRAINING SOCIAL MAPING UNTUK PROPER & CSR & TRAINING SUPPLY CHAIN AND PROCUREMENT MANAGEMENT

TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING SOCIAL MAPING UNTUK PROPER & CSR & TRAINING SUPPLY CHAIN AND PROCUREMENT MANAGEMENT

Tujuan Mengikuti Social Mapping:

  1. Mengidentifikasi Dampak Sosial dan Lingkungan
    Memahami dampak kegiatan operasional perusahaan terhadap masyarakat sekitar dan lingkungan, yang penting untuk kepatuhan terhadap PROPER.
  2. Menilai Kebutuhan Komunitas Lokal
    Mengetahui kebutuhan sosial dan ekonomi masyarakat agar program CSR yang dilaksanakan lebih tepat sasaran.
  3. Mengembangkan Program CSR yang Efektif
    Menyusun inisiatif CSR yang relevan dengan kondisi sosial dan lingkungan yang ada, serta dapat memberikan manfaat nyata bagi komunitas.
  4. Memahami Risiko dan Tantangan dalam Rantai Pasokan
    Mengidentifikasi potensi masalah sosial atau ekonomi yang bisa mempengaruhi rantai pasokan, yang penting untuk keberlanjutan operasional perusahaan.
  5. Meningkatkan Kepatuhan Terhadap Regulasi Lingkungan
    Melalui social mapping, perusahaan dapat mengetahui dan memenuhi standar lingkungan yang berlaku dalam PROPER.
  6. Mendukung Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab
    Menyediakan data yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan yang memperhatikan dampak sosial dan lingkungan, baik dalam operasional maupun pengadaan barang dan jasa.

Manfaat Mengikuti Social Mapping:

  1. Peningkatan Reputasi Perusahaan
    Menunjukkan bahwa perusahaan peduli terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, yang dapat meningkatkan citra perusahaan di mata publik dan pemangku kepentingan.
  2. Kepatuhan Terhadap Standar PROPER dan Regulasi CSR
    Memastikan perusahaan dapat mematuhi regulasi yang berlaku dan mendapatkan penilaian positif dalam program PROPER serta implementasi CSR yang baik.
  3. Perbaikan Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
    Meningkatkan hubungan dengan masyarakat, pemerintah, dan mitra bisnis dengan menunjukkan komitmen pada tanggung jawab sosial dan keberlanjutan.
  4. Pengelolaan Risiko yang Lebih Baik
    Mengurangi risiko sosial dan reputasi dengan mengidentifikasi masalah lebih awal dan mengambil langkah mitigasi yang sesuai.
  5. Optimalisasi Program Pengadaan
    Memastikan keputusan pengadaan diambil dengan mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan, yang dapat meningkatkan keberlanjutan rantai pasokan.
  6. Peningkatan Efektivitas Pelatihan Supply Chain dan Procurement Management
    Memberikan wawasan tambahan bagi peserta pelatihan tentang pentingnya aspek sosial dan lingkungan dalam manajemen rantai pasokan, yang berkontribusi pada pemahaman dan keterampilan yang lebih baik dalam pengelolaan pengadaan.
  7. Memperkuat Komitmen terhadap Keberlanjutan
    Menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya keberlanjutan dalam operasi perusahaan dan pengadaan, yang mendukung pencapaian tujuan jangka panjang yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab.
  8. Peningkatan Keterlibatan Karyawan dan Stakeholder
    Mendorong keterlibatan karyawan dan pihak terkait lainnya dalam inisiatif sosial perusahaan, yang dapat meningkatkan loyalitas dan semangat kerja.

OUTLINE MATERI SOCIAL MAPING UNTUK PROPER & CSR & TRAINING SUPPLY CHAIN AND PROCUREMENT MANAGEMENT

 1: Pengenalan Social Mapping

  1. Definisi dan Konsep Social Mapping
    • Pengertian social mapping
    • Tujuan dan pentingnya social mapping dalam konteks PROPER, CSR, dan manajemen rantai pasokan
    • Metode dan pendekatan dalam social mapping (kualitatif dan kuantitatif)
  2. Sejarah dan Perkembangan Social Mapping
    • Perkembangan social mapping di berbagai sektor industri
    • Peran social mapping dalam keberlanjutan dan pengelolaan sosial

 2: Social Mapping untuk PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan)

  1. Pentingnya Social Mapping dalam PROPER
    • Hubungan antara social mapping dan penilaian PROPER
    • Memahami indikator PROPER dan keterkaitannya dengan kondisi sosial dan lingkungan
    • Dampak positif dan negatif kegiatan perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan
  2. Tahapan Social Mapping dalam PROPER
    • Identifikasi stakeholder (masyarakat lokal, pemerintah, LSM, dll)
    • Pengumpulan data sosial, ekonomi, dan lingkungan
    • Teknik analisis data untuk mendukung kinerja PROPER
    • Studi kasus implementasi social mapping dalam PROPER
  3. Praktik Pengolahan Data Social Mapping untuk PROPER
    • Tools dan aplikasi yang dapat digunakan untuk analisis data sosial
    • Contoh pengolahan data untuk menentukan kinerja perusahaan dalam PROPER

 3: Social Mapping dalam CSR (Corporate Social Responsibility)

  1. Keterkaitan Social Mapping dengan Program CSR
    • Membangun pemahaman tentang CSR dan pentingnya aspek sosial
    • Mengidentifikasi kebutuhan dan harapan komunitas lokal
    • Merancang program CSR yang berbasis pada hasil social mapping
  2. Langkah-langkah Implementasi Social Mapping dalam CSR
    • Penyusunan tujuan CSR berdasarkan hasil analisis social mapping
    • Penyusunan indikator keberhasilan program CSR yang terukur
    • Teknik komunikasi dengan stakeholder untuk pengumpulan data
  3. Studi Kasus dan Best Practices CSR dengan Social Mapping
    • Contoh sukses perusahaan dalam mengimplementasikan CSR berbasis social mapping
    • Pembelajaran dari kesalahan yang sering terjadi dalam implementasi CSR

 4: Social Mapping dalam Training Supply Chain and Procurement Management

  1. Pentingnya Social Mapping dalam Manajemen Rantai Pasokan
    • Dampak sosial dan ekonomi dalam pengadaan barang dan jasa
    • Mengidentifikasi potensi masalah sosial dan risiko dalam rantai pasokan
    • Integrasi prinsip keberlanjutan dan etika dalam pengelolaan rantai pasokan
  2. Pengaruh Social Mapping terhadap Pengadaan yang Bertanggung Jawab
    • Memahami aspek sosial dalam pemilihan pemasok dan kontraktor
    • Teknik audit sosial untuk pemasok dan mitra bisnis
    • Mengelola keberagaman dan potensi konflik sosial dalam rantai pasokan
  3. Praktik Terbaik dalam Implementasi Social Mapping untuk Procurement Management
    • Alat dan teknik untuk menilai dampak sosial dalam proses pengadaan
    • Menyusun kebijakan pengadaan yang mendukung keberlanjutan sosial dan lingkungan
    • Pengembangan sistem pemantauan dan evaluasi dalam pengadaan berkelanjutan

 5: Teknik dan Alat dalam Social Mapping

  1. Pengumpulan Data Sosial dan Lingkungan
    • Metode wawancara, survei, observasi, dan analisis data sekunder
    • Teknik pemetaan sosial berbasis GIS (Geographic Information System)
    • Keterlibatan masyarakat dalam proses social mapping
  2. Analisis Data Sosial
    • Teknik analisis kualitatif (SWOT, PESTEL) dan kuantitatif (statistik deskriptif)
    • Identifikasi stakeholder utama dan peran mereka dalam rantai pasokan dan CSR
    • Pengelompokan data untuk perencanaan dan pelaporan
  3. Alat Digital untuk Social Mapping
    • Platform dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk social mapping (misalnya, ArcGIS, QGIS)
    • Penggunaan aplikasi mobile dan survei digital dalam pengumpulan data

 6: Membangun Strategi Keberlanjutan Berdasarkan Social Mapping

  1. Menggunakan Hasil Social Mapping untuk Perencanaan Keberlanjutan
    • Merumuskan kebijakan dan strategi perusahaan berdasarkan temuan social mapping
    • Perencanaan jangka panjang yang mempertimbangkan aspek sosial, lingkungan, dan ekonomi
  2. Keterlibatan Stakeholder dalam Keberlanjutan Perusahaan
    • Membangun kolaborasi antara perusahaan, komunitas, dan pemerintah
    • Manajemen hubungan dengan pemangku kepentingan melalui komunikasi dan transparansi
  3. Pemantauan dan Evaluasi Program Keberlanjutan
    • Teknik pemantauan program CSR dan PROPER menggunakan data social mapping
    • Evaluasi dampak jangka panjang terhadap masyarakat dan lingkungan

 7: Studi Kasus dan Diskusi Kelompok

  1. Analisis Kasus Nyata
    • Membahas studi kasus perusahaan yang telah sukses menerapkan social mapping dalam PROPER dan CSR
    • Analisis kegagalan dan pembelajaran dari perusahaan yang mengalami kendala dalam implementasi
  2. Diskusi Kelompok dan Simulasi
    • Simulasi pembuatan social mapping untuk suatu proyek CSR atau rantai pasokan
    • Presentasi hasil simulasi dan diskusi antar peserta

 8: Penutupan dan Evaluasi

  1. Evaluasi Pembelajaran
    • Tes akhir atau penugasan untuk mengukur pemahaman peserta mengenai social mapping
    • Feedback dan evaluasi dari peserta terhadap materi pelatihan
  2. Saran dan Langkah Selanjutnya
    • Rekomendasi untuk implementasi social mapping dalam perusahaan peserta
    • Penutupan dan pemberian sertifikat

PESERTA PELATIHAN SOCIAL MAPING UNTUK PROPER & CSR & TRAINING SUPPLY CHAIN AND PROCUREMENT MANAGEMENT

  1. Manajer CSR (Corporate Social Responsibility)
    • Untuk merancang dan mengelola program CSR yang berbasis pada analisis sosial dan lingkungan yang relevan dengan komunitas setempat.
  2. Manajer PROPER
    • Agar dapat mengidentifikasi dampak sosial dan lingkungan dari aktivitas perusahaan dan memahami bagaimana melakukan social mapping untuk memenuhi kriteria PROPER.
  3. Tim Pengelola Keberlanjutan
    • Untuk mengintegrasikan social mapping dalam strategi keberlanjutan perusahaan, dengan fokus pada pemenuhan aspek sosial dan lingkungan dalam pengelolaan operasional dan rantai pasokan.
  4. Manajer Pengadaan (Procurement Manager)
    • Untuk memastikan bahwa pengadaan barang dan jasa perusahaan mempertimbangkan aspek sosial dan keberlanjutan dalam pemilihan pemasok dan kontraktor.
  5. Manajer Supply Chain
    • Agar dapat mengidentifikasi potensi masalah sosial dalam rantai pasokan dan merancang solusi yang lebih berkelanjutan serta memperkuat hubungan dengan pemasok.
  6. Spesialis Pengelolaan Lingkungan
    • Untuk mengukur dampak lingkungan dan sosial dari kegiatan perusahaan, serta menerapkan analisis social mapping untuk mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik.
  7. Tim Audit Sosial
    • Untuk mengembangkan dan menerapkan alat audit sosial berbasis data social mapping dalam menilai kinerja sosial dan lingkungan perusahaan.
  8. Stakeholder dan Mitra Bisnis
    • Mitra perusahaan yang terlibat dalam kegiatan CSR, pengadaan, dan pengelolaan rantai pasokan yang perlu memahami social mapping untuk meningkatkan keterlibatan dan pengelolaan dampak sosial.
  9. Pemerintah dan Lembaga Regulasi
    • Untuk memahami bagaimana perusahaan melakukan social mapping dan mematuhi regulasi terkait lingkungan dan sosial dalam program PROPER dan CSR.
  10. Konsultan Keberlanjutan dan CSR
    • Agar dapat memberikan saran berbasis data yang lebih akurat terkait pengelolaan CSR dan keberlanjutan perusahaan melalui pendekatan social mapping.
  11. Staf Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (Public Relations)
    • Untuk memahami bagaimana menggunakan social mapping dalam komunikasi perusahaan dengan pemangku kepentingan, khususnya dalam hal transparansi sosial dan lingkungan.
  12. Manajer Risiko (Risk Manager)
    • Agar dapat mengidentifikasi dan mengelola risiko sosial dan lingkungan yang dapat memengaruhi operasional perusahaan serta rantai pasokan.
  13. Tim Sumber Daya Manusia (HRD)
    • Untuk mendukung program pelatihan internal tentang tanggung jawab sosial perusahaan dan keberlanjutan yang berbasis pada hasil social mapping.
  14. Penyedia Layanan dan Pemasok
    • Untuk memahami prinsip social mapping yang dapat diterapkan dalam perusahaan dan menyesuaikan operasi mereka dengan standar keberlanjutan yang ditetapkan oleh mitra mereka.
  15. Akademisi dan Peneliti
    • Untuk mengembangkan penelitian terkait social mapping dalam bidang CSR, PROPER, dan pengelolaan rantai pasokan berkelanjutan.
  16. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
    • Agar dapat memantau dan berkolaborasi dengan perusahaan dalam program CSR yang berbasis pada analisis sosial dan lingkungan yang akurat.

PEMATERI/ TRAINER

Pelatihan Social Maping Untuk Proper & Csr & Training Supply Chain And Procurement Management Bandung ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing.

JADWAL TRAINING TERBARU DI TAHUN 2026

Januari Februari  Maret April
6 – 7 Januari 2026 13 – 14 Februari 2026 5 – 6 Maret 2026 24 – 25 April 2026
Mei Juni Juli Agustus
21 – 22 Mei 2026 11 – 12 Juni 2026 16 – 17 Juli 2026 20 – 21 Agustus 2026
September Oktober  November  Desember
17 – 18 September 2024 8 – 9 Oktober 2026 12 – 13 November 2026 17 – 18 Desember 2026

Peserta dapat pesan / customize jadwal pelaksanaan training  selain tanggal yang sudah kami agendakan. 

 

Informasi dan Pendaftaran Training

Silahkan konsultasikan kebutuhan perusahaan Anda kepada kami. Apabila ingin mengikuti Pelatihan Program Csr Bali segera hubungi marketing representatif kami dibawah ini. Dapatkan promo menarik dan update jadwal training terbaru. Mari bersinergi dan berkembang bersama kami

Informasi lebih lanjut
Customer Service : +62 822-9767-5557 (Available WhatsApp)
email : cro.suryatraining@gmail.com

 

FAQ tentang DiklatBandung.com A : Berapa minimal running pelatihan ini ?

Q : Pelatihan ini akan running idealnya minimal dengan 3 peserta

A : Apakah bisa jika saya hanya ingin pelatihan sendiri aja / private course ?
Q : Bisa, kami akan membantu menyelenggarakan pelatihan 1 hari jika ada persetujuan dari klien

A : Dimana saja pelatihan biasanya di selenggarakan?
Q : Pelatihan kami selenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok dan beberapa negara seperti Singapore dan Malaysia

A : Apakah bisa diselenggarakan selain di kota lain?
Q : Penyelenggaraan pelatihan bisa diadakan di kota lain dengan minimal kuota 5 orang setiap kelas

A : Apakah bisa juga diselenggarakan secara IHT/ In House Training di Perusahaan klien ?
Q : Bisa diselenggarakan secara IHT di Perusahaan klien

A : Apakah jadwal bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien ?
Q : Jadwal pelatihan dapat di sesuaikan dengan kebutuhan klien. Namun konfirmasi minimal 2 minggu sebelum pelaksaan pelatihan.

 

Alamat : Bedreg Rw 09/ 41 Maguwoharjo, Depok, Sleman D.I.Yogyakarta 55282

Popular Articles

Everything Just Becomes So Easy

Lorem Ipsum is simply dumy text of the printing typesetting industry lorem ipsum.

Most Recent Posts

  • All Post
  • Accounting
  • Administrasi
  • Advokat
  • Agribisnis
  • Agrikultur
  • Agroteknologi
  • Akademis
  • Analisis
  • Aplikasi
  • Arbitrase
  • Audit
  • Banking
  • Biologi
  • Budaya
  • Bursa Efek
  • Business
  • Coal
  • Comertial
  • Contract
  • CPO
  • CSR
  • Cyber
  • Database
  • Design
  • Developer
  • Digital
  • Dokumentasi
  • EBT
  • Ekspedisi
  • Ekspor & Impor
  • Electrical
  • Entertinment
  • Event Organizer
  • Finance
  • Fraud
  • General Affair
  • Geologi
  • Governance
  • Hidrologi
  • Hospitality
  • HSE
  • Hukum
  • Human Resources
  • Humas
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Inovasi
  • Investasi
  • Investigasi
  • Kargo
  • Karir
  • Kimia
  • Kinerja
  • Komunikasi
  • Konstruksi
  • Kreatif
  • Kredit
  • Laboratorium
  • Leadership
  • Legal
  • Limbah
  • Lingkungan
  • Litigasi
  • Logistic
  • Logistik
  • Manajemen
  • Manufaktur
  • Maritim
  • Marketing
  • Maskapai
  • Mechanical
  • Media
  • Medis
  • Microsoft Office
  • Militer
  • Motivasi
  • Multimedia
  • Negotiation
  • Nirlaba
  • Obligasi
  • Oil & Gas
  • Operasional
  • Organisasi
  • Pajak
  • Pe
  • Pemeliharaan
  • Penambangan
  • Pendidikan
  • Penganggaran
  • Pengawasan
  • Pengeboran
  • Penggajian
  • Pensiun
  • Perangakat Lunak
  • Perawatan
  • Perencanaan
  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Procurement
  • Produksi
  • Project
  • Properti
  • Proyek
  • Psikologis
  • Public Relation
  • Public Speaking
  • Public Training
  • Purchasing
  • QHSE
  • Quality Control
  • Retail
  • Safety
  • SDM
  • Secretary
  • Sertifikasi
  • Sipil
  • Software
  • Sound System
  • Strategy
  • Sumber Daya
  • Taxes
  • Teknik
  • Teknis
  • Teknologi
  • Tender
  • Topografi
  • Transportasi
  • Vendor
  • Warehouse

DiklatBandung.com portal informasi training dan sertifikasi fix running di kota Bandung dan sekitarnya. 

Marketing Representative

Listi

Eni

Company

Home

About Us

Services

Blog

Contact

Information

Schedule Training

Investment

Disclaimer

Privacy Statement

Terms of Service

© 2023 Created with DiklatBandung.com