TRAINING OPERATIONS AND PRODUCTION MANAGEMENT
PENGERTIAN TRAINING OPERATIONS AND PRODUCTION MANAGEMENT
Operations and Production Management (OPM) adalah bidang yang fokus pada perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, dan pengawasan proses produksi barang dan jasa dalam suatu organisasi. OPM melibatkan berbagai kegiatan, mulai dari pengelolaan sumber daya manusia, bahan baku, peralatan, hingga teknologi, untuk memastikan bahwa proses produksi berjalan secara efisien, efektif, dan berkualitas tinggi. Mengikuti dan mempelajari OPM sangat penting karena dapat membantu perusahaan dalam mengoptimalkan proses operasional, mengurangi biaya produksi, meningkatkan produktivitas, serta memastikan kualitas produk yang konsisten. Dalam dunia bisnis yang kompetitif, penerapan prinsip OPM yang baik akan mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta memberikan keunggulan kompetitif di pasar. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam mengenai OPM menjadi salah satu kunci utama dalam mencapai tujuan bisnis jangka panjang.

TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING OPERATIONS AND PRODUCTION MANAGEMENT
Tujuan Mengikuti OPM:
- Meningkatkan Efisiensi Produksi: Mempelajari cara mengelola proses produksi agar lebih cepat dan hemat biaya.
- Meningkatkan Kualitas Produk: Mengontrol kualitas produk secara konsisten agar sesuai dengan standar yang ditentukan.
- Mengoptimalkan Penggunaan Sumber Daya: Memastikan penggunaan sumber daya, seperti tenaga kerja, bahan baku, dan peralatan, berjalan seoptimal mungkin.
- Meningkatkan Produktivitas: Mengidentifikasi dan mengimplementasikan metode yang dapat meningkatkan output dengan input yang sama.
- Meminimalkan Pemborosan: Mengurangi pemborosan dalam proses produksi, baik itu bahan baku, waktu, maupun tenaga kerja.
- Meningkatkan Pengelolaan Rantai Pasokan: Menjaga hubungan yang baik dengan pemasok dan mengelola inventaris untuk memastikan ketersediaan bahan baku yang cukup.
- Menyusun Rencana Produksi yang Efektif: Membuat perencanaan produksi yang tepat waktu untuk memenuhi permintaan pasar dengan baik.
Manfaat Mengikuti OPM:
- Pengurangan Biaya Operasional: Melalui perencanaan yang tepat, perusahaan dapat menurunkan biaya produksi tanpa mengorbankan kualitas.
- Peningkatan Kepuasan Pelanggan: Proses produksi yang efisien dan produk berkualitas tinggi akan meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan.
- Peningkatan Keunggulan Kompetitif: Perusahaan yang dapat mengelola operasi dan produksi dengan baik akan memiliki keunggulan kompetitif yang lebih tinggi di pasar.
- Adaptasi terhadap Perubahan Pasar: Dengan pemahaman yang baik tentang OPM, perusahaan lebih mudah beradaptasi dengan perubahan permintaan dan tren pasar.
- Peningkatan Keterampilan Manajerial: Mengembangkan keterampilan manajerial dalam perencanaan dan pengendalian operasional yang efektif.
- Pengelolaan Risiko yang Lebih Baik: Memahami dan mengelola risiko yang terkait dengan produksi, termasuk risiko keterlambatan, kegagalan kualitas, dan masalah rantai pasokan.
- Pencapaian Tujuan Jangka Panjang Perusahaan: Dengan manajemen produksi yang baik, perusahaan dapat mencapai sasaran jangka panjang, seperti peningkatan pangsa pasar dan pertumbuhan berkelanjutan.
OUTLINE MATERI OPERATIONS AND PRODUCTION MANAGEMENT
1: Pengenalan Operations and Production Management
- Definisi dan Ruang Lingkup OPM
- Apa itu Operations and Production Management?
- Tujuan dan peran OPM dalam organisasi
- Sejarah dan Perkembangan OPM
- Evolusi manajemen produksi dan operasi dari masa ke masa
- Pentingnya OPM dalam Bisnis Modern
- Hubungan OPM dengan strategi perusahaan
2: Sistem Produksi dan Jenis-Jenis Proses Produksi
- Sistem Produksi
- Definisi sistem produksi
- Karakteristik sistem produksi (kontinu, batch, dan diskrit)
- Jenis-Jenis Proses Produksi
- Produksi berdasarkan permintaan (make-to-order)
- Produksi berdasarkan stok (make-to-stock)
- Produksi berdasarkan perakitan (assemble-to-order)
3: Desain dan Pengembangan Produk
- Proses Desain Produk
- Langkah-langkah dalam desain produk
- Pentingnya inovasi dalam desain produk
- Desain Proses Produksi
- Menentukan layout pabrik, alur kerja, dan teknologi produksi
- Pengujian dan Validasi Produk
4: Perencanaan dan Pengendalian Produksi
- Perencanaan Produksi
- Tujuan dan jenis perencanaan (jangka pendek, menengah, dan panjang)
- Master Production Schedule (MPS)
- Pengendalian Produksi
- Teknik pengendalian produksi (Just-in-Time, Kanban)
- Penggunaan teknologi dalam pengendalian produksi (ERP, MES)
5: Manajemen Kualitas dalam OPM
- Konsep Kualitas
- Definisi dan dimensi kualitas produk
- Peran kualitas dalam meningkatkan daya saing
- Metode Pengendalian Kualitas
- Total Quality Management (TQM)
- Six Sigma
- Statistical Process Control (SPC)
- Peningkatan Kualitas Secara Berkelanjutan
6: Manajemen Rantai Pasokan (Supply Chain Management)
- Konsep dan Komponen Rantai Pasokan
- Definisi rantai pasokan dan perannya dalam OPM
- Elemen-elemen rantai pasokan: pemasok, produsen, distributor, dan konsumen
- Strategi Rantai Pasokan
- Strategi pengadaan (sourcing)
- Just-in-Time (JIT) dan Lean Production
- Pengelolaan Risiko dalam Rantai Pasokan
7: Pengelolaan Sumber Daya dan Kapasitas Produksi
- Perencanaan Kapasitas
- Faktor-faktor yang mempengaruhi kapasitas produksi
- Teknik perencanaan kapasitas (Lead Time, Capacity Cushion)
- Pengelolaan Sumber Daya
- Manajemen tenaga kerja dan peralatan
- Teknologi dalam produksi: Otomatisasi dan robotik
8: Pengelolaan Inventaris
- Teori dan Konsep Pengelolaan Inventaris
- Fungsi dan tujuan pengelolaan inventaris
- Teknik pengelolaan inventaris (Economic Order Quantity, Just-in-Time)
- Pengelolaan Persediaan Bahan Baku dan Barang Jadi
- Strategi pengadaan dan pengelolaan bahan baku
- Mengelola stok barang jadi dan distribusi
9: Lean Production dan Just-in-Time (JIT)
- Lean Manufacturing
- Prinsip-prinsip Lean
- Identifikasi pemborosan (muda) dan cara menghilangkannya
- Just-in-Time (JIT)
- Konsep JIT dalam produksi
- Manfaat dan tantangan implementasi JIT
- Penerapan Lean dan JIT dalam Berbagai Industri
10: Teknologi dalam Manajemen Produksi
- Peran Teknologi dalam OPM
- Otomatisasi dan digitalisasi dalam produksi
- Internet of Things (IoT) dan sensor dalam manajemen produksi
- Sistem Enterprise Resource Planning (ERP)
- Penggunaan ERP dalam pengelolaan produksi
- Integrasi antara produksi, pemasaran, dan keuangan
- Big Data dan Analitik dalam OPM
11: Pengelolaan Sumber Daya Manusia dalam Produksi
- Peran Sumber Daya Manusia dalam OPM
- Keterampilan yang dibutuhkan dalam manajemen produksi
- Mengelola tenaga kerja di lingkungan produksi
- Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
- Sistem pelatihan dan pengembangan dalam industri manufaktur
- Motivasi dan kepuasan kerja karyawan dalam proses produksi
12: Pengukuran Kinerja dalam OPM
- Indikator Kinerja Utama (KPI)
- Definisi dan pentingnya KPI dalam OPM
- KPI untuk pengukuran efisiensi, kualitas, dan produktivitas
- Balanced Scorecard dalam OPM
- Menggunakan balanced scorecard untuk evaluasi kinerja operasional
- Analisis dan Perbaikan Kinerja Produksi
13: Pengelolaan Proyek Produksi
- Manajemen Proyek Produksi
- Perencanaan dan pengendalian proyek produksi
- Alat manajemen proyek: Gantt Chart, Critical Path Method (CPM)
- Evaluasi dan Penyelesaian Proyek
14: Inovasi dan Perkembangan Terkini dalam OPM
- Tren dan Inovasi dalam OPM
- Produksi berbasis digital (Industry 4.0)
- Teknologi baru dalam produksi: 3D Printing, AI, dan Big Data
- Sustainability dan Green Manufacturing
- Konsep keberlanjutan dalam produksi
- Pengelolaan sumber daya alam dan energi dalam proses produksi
15: Ujian Akhir dan Tinjauan Materi
- Ujian Akhir
- Evaluasi pemahaman materi
- Diskusi dan Tinjauan Materi
- Diskusi kasus nyata dan aplikasinya dalam dunia industri
- Refleksi tentang pentingnya OPM dalam bisnis modern
PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN OPERATIONS AND PRODUCTION MANAGEMENT
1. Manajer Operasional
- Tugas: Mengelola seluruh proses operasional perusahaan dan memastikan efisiensi serta efektivitas dalam produksi.
- Kebutuhan Pelatihan: Untuk meningkatkan keterampilan dalam perencanaan, pengendalian, dan peningkatan proses operasional serta kualitas.
2. Manajer Produksi
- Tugas: Mengawasi jalannya produksi, mulai dari pengelolaan tenaga kerja hingga pengendalian kualitas produk.
- Kebutuhan Pelatihan: Untuk memahami metode-metode terbaru dalam manajemen produksi, pengelolaan kapasitas, dan penggunaan teknologi terkini.
3. Supervisor Produksi
- Tugas: Mengawasi pekerjaan di lantai produksi, memastikan target produksi tercapai, dan memecahkan masalah operasional yang muncul.
- Kebutuhan Pelatihan: Agar dapat lebih efektif dalam mengatur jadwal produksi, mengelola sumber daya, dan mengatasi hambatan yang terjadi selama proses produksi.
4. Staf Pengendalian Persediaan (Inventory Control)
- Tugas: Mengelola dan memonitor persediaan bahan baku, barang setengah jadi, dan barang jadi.
- Kebutuhan Pelatihan: Untuk meningkatkan pengetahuan tentang teknik pengelolaan inventaris yang lebih efisien dan mengurangi pemborosan stok.
5. Staf Manajemen Rantai Pasokan (Supply Chain Management)
- Tugas: Mengelola hubungan dengan pemasok, distribusi produk, dan alur pasokan bahan baku.
- Kebutuhan Pelatihan: Untuk memahami cara mengelola dan mengoptimalkan seluruh rantai pasokan dari hulu ke hilir agar dapat mengurangi biaya dan meningkatkan kecepatan pengiriman.
6. Insinyur Produksi
- Tugas: Menganalisis dan merancang proses produksi yang lebih efisien serta meningkatkan kualitas produk.
- Kebutuhan Pelatihan: Agar dapat mengimplementasikan teknologi baru, proses lean, dan sistem produksi yang lebih efisien.
7. Manajer Kualitas
- Tugas: Mengelola sistem pengendalian kualitas dan memastikan produk memenuhi standar yang ditetapkan.
- Kebutuhan Pelatihan: Agar dapat memperkenalkan sistem kualitas yang lebih baik, seperti Six Sigma, TQM, dan pengendalian kualitas berbasis data.
8. CEO dan Eksekutif Senior
- Tugas: Membuat keputusan strategis yang mempengaruhi seluruh operasional perusahaan.
- Kebutuhan Pelatihan: Untuk memperoleh pemahaman lebih dalam tentang bagaimana pengelolaan operasi dan produksi dapat memberikan dampak pada daya saing dan profitabilitas perusahaan.
9. Pemasok dan Vendor
- Tugas: Menyediakan bahan baku atau komponen untuk proses produksi.
- Kebutuhan Pelatihan: Untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya kolaborasi dalam rantai pasokan dan bagaimana peran mereka mendukung kelancaran proses produksi.
10. Tim IT dan Sistem Informasi
- Tugas: Menerapkan dan memelihara perangkat lunak untuk manajemen produksi (seperti ERP atau MES).
- Kebutuhan Pelatihan: Agar dapat lebih efektif dalam mendukung sistem produksi yang berbasis teknologi dan menganalisis data produksi untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.
11. Tim Lean dan Kaizen
- Tugas: Mengimplementasikan praktik Lean Manufacturing dan perbaikan berkelanjutan (Kaizen) dalam organisasi.
- Kebutuhan Pelatihan: Untuk memperdalam pemahaman tentang prinsip-prinsip Lean, teknik pengurangan pemborosan, serta optimalisasi proses produksi.
12. Konsultan Bisnis dan Manajemen
- Tugas: Memberikan rekomendasi strategis kepada perusahaan mengenai pengelolaan operasi dan produksi.
- Kebutuhan Pelatihan: Untuk memperoleh wawasan terbaru tentang tren dan praktik terbaik dalam OPM agar dapat memberikan solusi yang lebih relevan dan efektif.
13. Pengusaha dan Pemilik Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
- Tugas: Mengelola keseluruhan operasi dan produksi dalam bisnis kecil atau menengah.
- Kebutuhan Pelatihan: Untuk memahami cara mengoptimalkan proses produksi dan meningkatkan efisiensi operasional dengan sumber daya terbatas.
14. Staf Pengembangan Produk Baru
- Tugas: Merancang dan mengembangkan produk baru sesuai dengan permintaan pasar.
- Kebutuhan Pelatihan: Agar dapat memahami proses pengembangan produk yang efisien dan penerapan manajemen produksi dalam siklus hidup produk baru.
PEMATERI/ TRAINER
Pelatihan Operations And Production Management Bandung ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing.
JADWAL TRAINING TERBARU DI TAHUN 2026
| Januari | Februari | Maret | April |
| 6 – 7 Januari 2026 | 13 – 14 Februari 2026 | 5 – 6 Maret 2026 | 24 – 25 April 2026 |
| Mei | Juni | Juli | Agustus |
| 21 – 22 Mei 2026 | 11 – 12 Juni 2026 | 16 – 17 Juli 2026 | 20 – 21 Agustus 2026 |
| September | Oktober | November | Desember |
| 17 – 18 September 2024 | 8 – 9 Oktober 2026 | 12 – 13 November 2026 | 17 – 18 Desember 2026 |
Peserta dapat pesan / customize jadwal pelaksanaan training selain tanggal yang sudah kami agendakan.
Informasi dan Pendaftaran Training
Silahkan konsultasikan kebutuhan perusahaan Anda kepada kami. Apabila ingin mengikuti Pelatihan Manajemen Kualitas Bali segera hubungi marketing representatif kami dibawah ini. Dapatkan promo menarik dan update jadwal training terbaru. Mari bersinergi dan berkembang bersama kami
Informasi lebih lanjut
Customer Service : +62 822-9767-5557 (Available WhatsApp)
email : cro.suryatraining@gmail.com
FAQ tentang DiklatBandung.com A : Berapa minimal running pelatihan ini ?
Q : Pelatihan ini akan running idealnya minimal dengan 3 peserta
A : Apakah bisa jika saya hanya ingin pelatihan sendiri aja / private course ?
Q : Bisa, kami akan membantu menyelenggarakan pelatihan 1 hari jika ada persetujuan dari klien
A : Dimana saja pelatihan biasanya di selenggarakan?
Q : Pelatihan kami selenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok dan beberapa negara seperti Singapore dan Malaysia
A : Apakah bisa diselenggarakan selain di kota lain?
Q : Penyelenggaraan pelatihan bisa diadakan di kota lain dengan minimal kuota 5 orang setiap kelas
A : Apakah bisa juga diselenggarakan secara IHT/ In House Training di Perusahaan klien ?
Q : Bisa diselenggarakan secara IHT di Perusahaan klien
A : Apakah jadwal bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien ?
Q : Jadwal pelatihan dapat di sesuaikan dengan kebutuhan klien. Namun konfirmasi minimal 2 minggu sebelum pelaksaan pelatihan.



