Offcanvas

When Should We Call You?

Edit Template

TRAINING LEGAL ASPECT OF PALM OIL PLANTATION

PELATIHAN LEGAL ASPECT OF PALM OIL PLANTATION

 

PENGERTIAN LEGAL ASPECT OF PALM OIL PLANTATION

 

Aspek hukum perkebunan kelapa sawit merujuk pada serangkaian peraturan, regulasi, dan hukum yang mengatur penanaman, produksi, dan distribusi minyak kelapa sawit. Kerangka hukum ini sangat penting untuk memastikan praktik-praktik yang berkelanjutan dan bertanggung jawab dalam industri kelapa sawit. Kepatuhan terhadap regulasi ini sangat penting karena membantu mengurangi risiko lingkungan, melindungi keanekaragaman hayati, dan menjamin praktik kerja yang adil. Mematuhi aspek hukum juga berkontribusi dalam menjaga dampak sosial yang positif dengan melindungi hak-hak masyarakat lokal dan kelompok pribumi. Selain itu, hal ini mempromosikan transparansi dalam rantai pasokan dan membantu membangun kepercayaan di antara konsumen, investor, dan pemangku kepentingan. Intinya, mengakui dan mengikuti aspek hukum perkebunan kelapa sawit sangat penting untuk memupuk industri yang ramah lingkungan, bertanggung jawab secara sosial, dan secara ekonomi layak dalam jangka panjang.

TRAINING LEGAL ASPECT OF PALM OIL PLANTATION

TUJUAN DAN MANFAAT LEGAL ASPECT OF PALM OIL PLANTATION

 

Tujuan dan Manfaat Mengikuti Legal Aspect of Palm Oil Plantation:

Tujuan:

  • Kepatuhan Hukum: Memastikan bahwa kegiatan perkebunan kelapa sawit berada dalam batas-batas hukum yang berlaku.
  • Perlindungan Lingkungan: Menjaga keberlanjutan alam dengan mematuhi regulasi yang mengendalikan penebangan hutan, penggunaan pestisida, dan praktek-praktek lingkungan lainnya.
  • Pengelolaan Limbah: Mengelola limbah dengan benar sesuai dengan aturan hukum untuk menghindari dampak negatif terhadap lingkungan.
  • Kesejahteraan Masyarakat: Menjamin hak-hak masyarakat setempat dan memberikan kontribusi positif terhadap kehidupan sosial dan ekonomi mereka.
  • Kesejahteraan Pekerja: Memastikan adanya kondisi kerja yang aman, serta memberikan upah dan fasilitas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
  • Transparansi: Menyediakan informasi yang jelas dan terbuka mengenai kegiatan perkebunan, membangun kepercayaan dengan pihak-pihak terkait.

Manfaat:

  • Reputasi Bisnis: Meningkatkan reputasi perusahaan di mata konsumen, investor, dan pemangku kepentingan lainnya.
  • Akses Pasar Global: Memungkinkan akses lebih mudah ke pasar global yang semakin memprioritaskan produk berkelanjutan dan bertanggung jawab.
  • Mitigasi Risiko Hukum: Mengurangi risiko sanksi dan tuntutan hukum yang dapat timbul akibat pelanggaran terhadap peraturan.
  • Ketersediaan Investasi: Menarik minat investor yang cenderung menghindari risiko yang terkait dengan praktek-praktek ilegal atau tidak berkelanjutan.
  • Keberlanjutan Bisnis: Menjamin kelangsungan bisnis jangka panjang dengan membangun fondasi yang kuat dalam hal keberlanjutan ekologis dan sosial.
  • Pemberdayaan Lokal: Memberdayakan masyarakat setempat dengan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan mereka melalui kegiatan yang sesuai dengan hukum.

 

MATERI LEGAL ASPECT OF PALM OIL PLANTATION

 

  • I. Pendahuluan
  • A. Pengenalan Industri Kelapa Sawit
  • B. Pentingnya Legal Aspects dalam Perkebunan Kelapa Sawit
  • C. Tujuan Pembelajaran
  • II. Kerangka Hukum Kelapa Sawit
  • A. Regulasi Nasional
  • 1. Peraturan Pemerintah terkait Perkebunan Kelapa Sawit
  • 2. Undang-Undang Lingkungan Hidup dan Kehutanan
  • B. Regulasi Internasional
  • 1. Sertifikasi RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil)
  • 2. Konvensi Biodiversitas
  • III. Lingkup Tanggung Jawab Hukum
  • A. Hukum Lingkungan
  • 1. Pengelolaan Hutan dan Deforestasi
  • 2. Pengendalian Limbah dan Pencemaran
  • B. Hukum Tenaga Kerja
  • 1. Hak-hak Pekerja
  • 2. Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • C. Hak Masyarakat Lokal
  • 1. Hak Tanah dan Pengakuan Hak Masyarakat Adat
  • IV. Sertifikasi dan Audit
  • A. Sertifikasi RSPO
  • 1. Kriteria dan Standar
  • 2. Proses Sertifikasi
  • B. Audit dan Verifikasi
  • 1. Persiapan Audit
  • 2. Implementasi Rekomendasi Audit
  • V. Praktik Terbaik dalam Legal Compliance
  • A. Pengelolaan Risiko Hukum
  • B. Pembangunan Kapasitas dan Pelatihan
  • C. Keterlibatan Pihak-pihak Terkait
  • VI. Studi Kasus
  • A. Analisis Kasus Pelanggaran Hukum
  • B. Kasus Kesuksesan Implementasi Legal Aspects
  • VII. Diskusi dan Tanya Jawab
  • A. Forum Interaktif untuk Pertanyaan dan Diskusi
  • VIII. Evaluasi dan Penilaian
  • A. Ujian Tertulis
  • B. Penilaian Kasus Studi
  • C. Partisipasi dalam Diskusi
  • IX. Penutup
  • A. Ringkasan Materi
  • B. Evaluasi Pembelajaran
  • C. Langkah-langkah untuk Implementasi Legal Aspects di Perusahaan

 

PESERTA PELATIHAN LEGAL ASPECT OF PALM OIL PLANTATION

 

  1. Pemilik Perkebunan dan Pengusaha Kelapa Sawit:
    • Memahami regulasi dan kepatuhan hukum untuk menjalankan operasi perkebunan secara legal.
  2. Manajer Operasional dan Kepala Kebun:
    • Bertanggung jawab untuk menerapkan kebijakan dan prosedur yang mematuhi aspek hukum perkebunan kelapa sawit.
  3. Staf Hukum Perusahaan:
    • Menangani isu hukum yang terkait dengan perkebunan kelapa sawit dan memastikan kepatuhan dengan regulasi yang berlaku.
  4. Pegawai Sumber Daya Manusia:
    • Mengelola aspek ketenagakerjaan dan memastikan pemenuhan hak-hak pekerja sesuai dengan hukum.
  5. Ahli Lingkungan:
    • Terlibat dalam pemantauan dan implementasi praktik berkelanjutan untuk mematuhi regulasi lingkungan.
  6. Pemangku Kepentingan Eksternal:
    • Termasuk organisasi non-pemerintah, lembaga sertifikasi, dan konsumen yang ingin memastikan bahwa perkebunan kelapa sawit yang mereka dukung beroperasi secara etis dan legal.
  7. Auditor dan Konsultan Keberlanjutan:
    • Bertanggung jawab untuk menilai dan memastikan kepatuhan perusahaan terhadap standar keberlanjutan dan regulasi hukum.
  8. Pemerintah dan Otoritas Pengawas:
    • Menetapkan dan mengawasi implementasi regulasi hukum terkait perkebunan kelapa sawit.
  9. Mahasiswa dan Peneliti:
    • Mempelajari dampak perkebunan kelapa sawit terhadap lingkungan dan masyarakat, serta bagaimana hukum berperan dalam menangani isu-isu tersebut.
  10. Komunitas Lokal dan Masyarakat Adat:
    • Memahami hak-hak mereka dan memastikan perusahaan perkebunan kelapa sawit beroperasi dengan menghormati hak tanah dan budaya mereka sesuai dengan ketentuan hukum.

PEMATERI/ TRAINER

Training Legal Aspect Of Palm Oil Plantation ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing.

JADWAL TRAINING TERBARU DI TAHUN 2024

Januari Februari  Maret April
16 -17 Januari 2024 13 – 14 Februari 2024 5 – 6 Maret 202 24 – 25 April 2024
Mei Juni Juli Agustus
21 – 22 Mei 2024 11 – 12 Juni 2024 16 – 17 Juli 2024 20 – 21 Agustus 2024
September Oktober  November  Desember
17 – 18 September 2024 8 – 9 Oktober 2024 12 – 13 November 2024 17 – 18 Desember 2024

Peserta dapat pesan / customize jadwal pelaksanaan training  selain tanggal yang sudah kami agendakan. 

 

Informasi dan Pendaftaran Training

Silahkan konsultasikan kebutuhan perusahaan Anda kepada kami. Apabila ingin mengikuti Pelatihan Legal Aspect Of Palm Oil Plantation segera hubungi marketing representatif kami dibawah ini. Dapatkan promo menarik dan update jadwal training terbaru. Mari bersinergi dan berkembang bersama kami

Informasi lebih lanjut
Customer Service : +62 822-9767-5557 (Available WhatsApp)
email : cro.suryatraining@gmail.com

 

FAQ tentang Surya Training

A : Berapa minimal running pelatihan ini ?
Q : Pelatihan ini akan running idealnya minimal dengan 3 peserta

A : Apakah bisa jika saya hanya ingin pelatihan sendiri aja / private course ?
Q : Bisa, kami akan membantu menyelenggarakan pelatihan 1 hari jika ada persetujuan dari klien

A : Dimana saja pelatihan biasanya di selenggarakan?
Q : Pelatihan kami selenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok dan beberapa negara seperti Singapore dan Malaysia

A : Apakah bisa diselenggarakan selain di kota lain?
Q : Penyelenggaraan pelatihan bisa diadakan di kota lain dengan minimal kuota 5 orang setiap kelas

A : Apakah bisa juga diselenggarakan secara IHT/ In House Training di Perusahaan klien ?
Q : Bisa diselenggarakan secara IHT di Perusahaan klien

A : Apakah jadwal bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien ?
Q : Jadwal pelatihan dapat di sesuaikan dengan kebutuhan klien. Namun konfirmasi minimal 2 minggu sebelum pelaksaan pelatihan.

 

Popular Articles

Everything Just Becomes So Easy

Lorem Ipsum is simply dumy text of the printing typesetting industry lorem ipsum.

Most Recent Posts

  • All Post
  • Accounting
  • Administrasi
  • Advokat
  • Agribisnis
  • Agrikultur
  • Agroteknologi
  • Akademis
  • Arbitrase
  • Audit
  • Banking
  • Biologi
  • Bursa Efek
  • Business
  • Coal
  • Comertial
  • CPO
  • CSR
  • Cyber
  • Database
  • Design
  • Developer
  • Digital
  • Ekspedisi
  • Ekspor & Impor
  • Electrical
  • Entertinment
  • Event Organizer
  • Finance
  • General Affair
  • Geologi
  • Hidrologi
  • Hospitality
  • HSE
  • Hukum
  • Human Resources
  • Humas
  • Industri
  • Kargo
  • Karir
  • Kimia
  • Komunikasi
  • Konstruksi
  • Laboratorium
  • Legal
  • Lingkungan
  • Litigasi
  • Logistic
  • Manajemen
  • Manufaktur
  • Maritim
  • Marketing
  • Maskapai
  • Mechanical
  • Medis
  • Militer
  • Multimedia
  • Nirlaba
  • Obligasi
  • Oil & Gas
  • Pendidikan
  • Pensiun
  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Procurement
  • Properti
  • Psikologis
  • Public Relation
  • Public Speaking
  • Public Training
  • Purchasing
  • Safety
  • Sertifikasi
  • Sipil
  • Software
  • Sound System
  • Taxes
  • Teknologi
  • Topografi
  • Transportasi
  • Warehouse

DiklatBandung.com portal informasi training dan sertifikasi fix running di kota Bandung dan sekitarnya. 

Marketing Representative

Felish

Cindy

Company

Home

About Us

Services

Blog

Contact

Information

Schedule Training

Investment

Disclaimer

Privacy Statement

Terms of Service

© 2023 Created with DiklatBandung.com