TRAINING IT PROJECT MANAGEMENT
PENGERTIAN TRAINING IT PROJECT MANAGEMENT
Manajemen proyek TI (Teknologi Informasi) adalah suatu proses yang sistematis untuk merencanakan, mengorganisir, dan mengelola sumber daya guna mencapai tujuan proyek teknologi dengan efisien dan efektif. Mengikuti manajemen proyek TI sangat penting karena dapat membantu memastikan bahwa proyek teknologi informasi yang dikerjakan selesai tepat waktu, sesuai anggaran, dan memenuhi kebutuhan pengguna. Dalam dunia yang semakin bergantung pada teknologi, kesuksesan implementasi proyek TI berpengaruh besar pada kelancaran operasional perusahaan. Dengan menggunakan prinsip manajemen proyek yang tepat, tim proyek dapat mengidentifikasi risiko, mengoptimalkan alokasi sumber daya, serta menjaga komunikasi yang baik antara semua pihak yang terlibat. Hal ini juga memungkinkan penanganan perubahan yang terjadi selama proyek, memastikan bahwa hasil akhirnya dapat memberikan nilai maksimal bagi organisasi dan pengguna. Oleh karena itu, kemampuan dalam mengelola proyek TI dengan baik menjadi keterampilan yang sangat dibutuhkan di era digital saat ini.

TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING IT PROJECT MANAGEMENT
Tujuan Mengikuti IT Project Management:
- Mencapai Tujuan Proyek dengan Efisien
Mengelola proyek TI agar tercapai sesuai dengan target yang ditetapkan, baik dalam hal waktu, biaya, maupun kualitas. - Mengoptimalkan Penggunaan Sumber Daya
Mengelola alokasi sumber daya, seperti anggaran, tenaga kerja, dan teknologi, agar digunakan secara maksimal. - Meminimalisir Risiko
Identifikasi, analisis, dan mitigasi risiko yang dapat mengganggu kelancaran proyek. - Meningkatkan Koordinasi Tim
Memastikan bahwa setiap anggota tim proyek bekerja sesuai dengan peran dan tanggung jawab yang jelas. - Menjaga Komunikasi yang Efektif
Membantu menjaga komunikasi yang terbuka antara semua pihak yang terlibat dalam proyek. - Memastikan Kepatuhan terhadap Standar dan Regulasi
Menjamin bahwa proyek TI yang dikerjakan sesuai dengan regulasi industri dan standar yang berlaku.
Manfaat Mengikuti IT Project Management:
- Peningkatan Kualitas Hasil Proyek
Manajemen proyek yang baik memastikan bahwa hasil akhir memenuhi standar kualitas yang diharapkan oleh pengguna dan pemangku kepentingan. - Pengelolaan Anggaran yang Lebih Baik
Dengan adanya perencanaan yang matang, proyek dapat diselesaikan sesuai dengan anggaran yang telah ditentukan, mengurangi pemborosan biaya. - Penyelesaian Proyek Tepat Waktu
Memastikan bahwa proyek diselesaikan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati, menghindari keterlambatan yang dapat merugikan organisasi. - Peningkatan Kepuasan Pengguna dan Pemangku Kepentingan
Dengan menghasilkan produk yang sesuai harapan, kepuasan pengguna dan pemangku kepentingan dapat meningkat, yang pada gilirannya memperkuat reputasi organisasi. - Pemecahan Masalah yang Lebih Cepat
Manajemen proyek TI memberikan kerangka kerja untuk mengidentifikasi masalah lebih awal dan menyediakan solusi dengan cepat. - Fleksibilitas dalam Menghadapi Perubahan
Dengan pendekatan yang terstruktur, manajemen proyek TI dapat lebih mudah menanggapi perubahan kebutuhan atau tuntutan dari pengguna atau pasar. - Peningkatan Produktivitas dan Efisiensi
Dengan menggunakan teknik manajemen proyek yang baik, proses kerja dapat lebih terorganisir, meningkatkan produktivitas dan efisiensi tim proyek. - Meningkatkan Keberlanjutan Proyek
Proyek TI yang dikelola dengan baik memiliki peluang lebih besar untuk berhasil dalam jangka panjang, menghindari kegagalan dan biaya tambahan akibat kegagalan implementasi.
OUTLINE MATERI IT PROJECT MANAGEMENT
1: Pengenalan Manajemen Proyek TI
- Pengertian Manajemen Proyek TI
- Definisi proyek TI
- Pentingnya manajemen proyek dalam konteks TI
- Perbedaan antara proyek TI dan proyek lainnya
- Karakteristik Proyek TI
- Kompleksitas dan ketidakpastian dalam proyek TI
- Tantangan khusus yang dihadapi dalam proyek TI
- Peran dan Tanggung Jawab Manajer Proyek TI
- Kompetensi yang dibutuhkan
- Tugas utama manajer proyek TI
2: Proses Manajemen Proyek TI
- Inisiasi Proyek TI
- Identifikasi pemangku kepentingan (stakeholder)
- Menyusun business case dan feasibility study
- Penyusunan Project Charter
- Perencanaan Proyek TI
- Menyusun Rencana Proyek (Project Plan)
- Pengaturan jadwal menggunakan WBS (Work Breakdown Structure)
- Penentuan anggaran dan estimasi biaya
- Risiko dan manajemen risiko dalam proyek TI
- Eksekusi dan Implementasi
- Manajemen tim dan sumber daya
- Pengelolaan kualitas dan pengendalian perubahan
- Komunikasi dalam tim proyek
- Pengendalian Proyek TI
- Monitoring dan pengendalian proyek
- Teknik pengukuran kinerja proyek (KPI, Earned Value Management)
- Penanganan masalah dan perubahan dalam proyek
- Penutupan Proyek TI
- Evaluasi akhir proyek dan pelaporan hasil
- Dokumentasi dan pembelajaran proyek
- Serah terima hasil proyek kepada pengguna
3: Metodologi dan Teknik Manajemen Proyek TI
- Metodologi Manajemen Proyek TI
- Waterfall
- Agile (Scrum, Kanban, etc.)
- Hybrid (kombinasi Waterfall dan Agile)
- Manajemen Kualitas Proyek TI
- Penjaminan kualitas dalam proyek TI
- Teknik pengendalian kualitas (Quality Control)
- Standar kualitas dan best practices dalam TI
- Manajemen Risiko Proyek TI
- Identifikasi risiko
- Penilaian dan mitigasi risiko
- Pengelolaan risiko selama siklus hidup proyek
- Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Proyek TI
- Pembentukan tim proyek TI
- Pengembangan keterampilan tim
- Mengelola dinamika tim proyek
- Pengelolaan Anggaran dan Sumber Daya dalam Proyek TI
- Estimasi biaya proyek
- Pengelolaan anggaran dan pengendalian biaya
- Pengalokasian sumber daya
4: Alat dan Teknik Pendukung Manajemen Proyek TI
- Perangkat Lunak Manajemen Proyek TI
- Microsoft Project
- Jira, Trello, Asana (untuk metodologi Agile)
- Tools untuk estimasi biaya dan jadwal
- Pemantauan dan Pelaporan Kinerja Proyek
- Laporan status proyek
- Dashboard kinerja proyek
- Evaluasi dan analisis kinerja proyek
- Komunikasi Proyek dalam TI
- Teknik komunikasi dalam proyek
- Manajemen ekspektasi pemangku kepentingan
- Alat komunikasi dan kolaborasi
5: Tantangan dan Keberhasilan dalam Proyek TI
- Menghadapi Tantangan dalam Proyek TI
- Scope creep (perubahan lingkup proyek)
- Ketidakpastian teknis
- Manajemen perubahan dan adaptasi teknologi
- Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Proyek TI
- Kepemimpinan dan manajemen tim yang efektif
- Keterlibatan pemangku kepentingan
- Pengelolaan kualitas dan jadwal yang tepat
- Studi Kasus dan Pembelajaran dari Proyek TI yang Gagal
- Analisis proyek-proyek TI yang gagal
- Pelajaran yang bisa diambil untuk keberhasilan masa depan
6: Tren dan Masa Depan Manajemen Proyek TI
- Tren Teknologi dalam Manajemen Proyek TI
- Kecerdasan buatan (AI) dalam manajemen proyek
- Otomatisasi dan penggunaan alat berbasis cloud
- Manajemen proyek berbasis data dan analitik
- Persiapan untuk Masa Depan Proyek TI
- Keterampilan yang dibutuhkan untuk masa depan
- Peran manajer proyek TI di dunia digital
- Pengaruh perubahan teknologi terhadap manajemen proyek
7: Ujian dan Penutupan
- Ujian Akhir
- Evaluasi pemahaman materi secara keseluruhan
- Penilaian keterampilan praktis melalui studi kasus
- Review dan Diskusi
- Review hasil ujian dan pembelajaran
- Diskusi mengenai implementasi manajemen proyek TI dalam dunia nyata
PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN IT PROJECT MANAGEMENT
- Manajer Proyek TI
- Membutuhkan pelatihan untuk mengelola proyek TI secara efektif, mengatasi tantangan, dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya.
- Anggota Tim Proyek TI (Developer, Analis, Desainer)
- Membutuhkan pemahaman tentang manajemen proyek untuk berkolaborasi lebih baik dalam tim dan memenuhi kebutuhan proyek sesuai jadwal dan anggaran.
- Pemimpin Tim Teknologi (Tech Lead)
- Membutuhkan keterampilan dalam perencanaan dan pengendalian proyek TI untuk memastikan keberhasilan pengembangan perangkat lunak atau infrastruktur TI.
- Manajer TI
- Membutuhkan pelatihan untuk memimpin dan mengelola portofolio proyek TI secara keseluruhan, serta memahami dinamika dan metodologi yang tepat untuk proyek TI.
- Chief Information Officer (CIO)
- Membutuhkan pengetahuan mendalam tentang manajemen proyek TI untuk memastikan keselarasan antara proyek TI dan strategi bisnis perusahaan.
- Penyelia/Koordinator Proyek TI
- Membutuhkan keterampilan dalam merencanakan, mengelola, dan memonitor tugas proyek untuk menjaga proyek tetap on track sesuai dengan tujuan dan anggaran.
- Konsultan IT
- Membutuhkan pemahaman tentang manajemen proyek TI untuk memberikan saran yang tepat kepada klien mengenai perencanaan, pengelolaan risiko, dan pengelolaan kualitas dalam proyek TI.
- Pengusaha/Start-up Founder yang Mengelola Proyek TI
- Membutuhkan pengetahuan untuk memastikan bahwa proyek TI yang dijalankan dapat mendukung pertumbuhan bisnis dan diselesaikan secara efektif.
- Staf Pengadaan (Procurement) untuk Proyek TI
- Membutuhkan keterampilan dalam merencanakan pengadaan sumber daya untuk proyek TI dan memastikan pemasok serta kontraktor memenuhi tenggat waktu dan anggaran proyek.
- Pekerja IT yang Ingin Mengembangkan Karier dalam Manajemen Proyek
- Membutuhkan pelatihan untuk memperluas keterampilan mereka, dengan tujuan untuk memimpin proyek TI di masa depan.
- Tim Pengembangan Sistem atau Aplikasi
- Membutuhkan pemahaman tentang siklus hidup proyek TI, agar dapat berkontribusi lebih efektif dalam proses pengembangan dan penyelesaian proyek.
- Project Stakeholders (Pemangku Kepentingan)
- Membutuhkan pemahaman dasar tentang manajemen proyek TI untuk berkomunikasi lebih efektif dengan tim proyek dan memastikan hasil akhir sesuai dengan harapan mereka.
- Tim Keamanan TI
- Membutuhkan pelatihan dalam manajemen proyek TI untuk memastikan bahwa aspek keamanan dipertimbangkan dan diterapkan dengan benar selama siklus hidup proyek.
- Penyedia Layanan TI atau Vendor
- Membutuhkan pelatihan untuk memahami proses manajemen proyek TI dari sisi pemasok, serta cara berkolaborasi dengan klien untuk keberhasilan proyek.
- Akuntan dan Staf Keuangan Proyek TI
- Membutuhkan pemahaman tentang pengelolaan anggaran, pengendalian biaya, dan pelaporan keuangan proyek TI untuk mendukung pengelolaan anggaran proyek yang sukses.
PEMATERI/ TRAINER
Pelatihan It Project Management Bandung ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing.
JADWAL TRAINING TERBARU DI TAHUN 2026
| Januari | Februari | Maret | April |
| 6 – 7 Januari 2026 | 13 – 14 Februari 2026 | 5 – 6 Maret 2026 | 24 – 25 April 2026 |
| Mei | Juni | Juli | Agustus |
| 21 – 22 Mei 2026 | 11 – 12 Juni 2026 | 16 – 17 Juli 2026 | 20 – 21 Agustus 2026 |
| September | Oktober | November | Desember |
| 17 – 18 September 2024 | 8 – 9 Oktober 2026 | 12 – 13 November 2026 | 17 – 18 Desember 2026 |
Peserta dapat pesan / customize jadwal pelaksanaan training selain tanggal yang sudah kami agendakan.
Informasi dan Pendaftaran Training
Silahkan konsultasikan kebutuhan perusahaan Anda kepada kami. Apabila ingin mengikuti Pelatihan Microsoft Project Bali segera hubungi marketing representatif kami dibawah ini. Dapatkan promo menarik dan update jadwal training terbaru. Mari bersinergi dan berkembang bersama kami
Informasi lebih lanjut
Customer Service : +62 822-9767-5557 (Available WhatsApp)
email : cro.suryatraining@gmail.com
FAQ tentang DiklatBandung.com A : Berapa minimal running pelatihan ini ?
Q : Pelatihan ini akan running idealnya minimal dengan 3 peserta
A : Apakah bisa jika saya hanya ingin pelatihan sendiri aja / private course ?
Q : Bisa, kami akan membantu menyelenggarakan pelatihan 1 hari jika ada persetujuan dari klien
A : Dimana saja pelatihan biasanya di selenggarakan?
Q : Pelatihan kami selenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok dan beberapa negara seperti Singapore dan Malaysia
A : Apakah bisa diselenggarakan selain di kota lain?
Q : Penyelenggaraan pelatihan bisa diadakan di kota lain dengan minimal kuota 5 orang setiap kelas
A : Apakah bisa juga diselenggarakan secara IHT/ In House Training di Perusahaan klien ?
Q : Bisa diselenggarakan secara IHT di Perusahaan klien
A : Apakah jadwal bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien ?
Q : Jadwal pelatihan dapat di sesuaikan dengan kebutuhan klien. Namun konfirmasi minimal 2 minggu sebelum pelaksaan pelatihan.




