Offcanvas

When Should We Call You?

Edit Template

TRAINING INDUSTRIAL RELATION FOR PROFESSIONAL

TRAINING INDUSTRIAL RELATION FOR PROFESSIONAL

 

PENGERTIAN TRAINING INDUSTRIAL RELATION FOR PROFESSIONAL

Industri relasi atau industrial relations merujuk pada hubungan yang terbentuk antara pihak-pihak yang terlibat dalam dunia kerja, seperti pengusaha, karyawan, serikat pekerja, serta pemerintah. Tujuan utama dari hubungan industrial adalah untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, adil, dan produktif melalui dialog yang terbuka serta penyelesaian sengketa secara efektif. Mengikuti Industrial Relation for Professional sangat penting karena para profesional di bidang ini diharapkan dapat memahami prinsip-prinsip dasar terkait hak dan kewajiban masing-masing pihak, serta mampu menyusun kebijakan yang mendukung kesejahteraan bersama. Dengan pemahaman yang mendalam tentang hubungan industrial, para profesional dapat mengantisipasi dan mengatasi potensi konflik di tempat kerja, meningkatkan komunikasi antara pekerja dan pengusaha, serta mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih stabil dan produktif. Oleh karena itu, pendidikan dan pelatihan dalam bidang ini sangat penting bagi mereka yang ingin berkarier di bidang sumber daya manusia atau manajemen organisasi.

TRAINING INDUSTRIAL RELATION FOR PROFESSIONAL

TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING INDUSTRIAL RELATION FOR PROFESSIONAL

Tujuan Mengikuti Industrial Relation for Professional:

  1. Memahami Prinsip-prinsip Hubungan Industrial
    Untuk mendapatkan pemahaman dasar tentang hak dan kewajiban baik pengusaha maupun pekerja dalam sebuah organisasi atau industri.
  2. Meningkatkan Keterampilan dalam Negosiasi
    Mampu bernegosiasi dengan efektif antara pekerja dan pengusaha untuk menciptakan kesepakatan yang adil bagi kedua pihak.
  3. Menyelesaikan Konflik dengan Bijak
    Mengembangkan kemampuan untuk menyelesaikan konflik di tempat kerja melalui mediasi, arbitrase, atau penyelesaian hukum yang efektif.
  4. Memahami Regulasi dan Kebijakan Ketenagakerjaan
    Menguasai regulasi ketenagakerjaan yang berlaku, serta kebijakan terkait hak-hak pekerja dan kewajiban pengusaha.
  5. Meningkatkan Efisiensi Organisasi
    Menyusun strategi hubungan industrial yang dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan dalam organisasi.
  6. Meningkatkan Kepuasan Kerja
    Menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis yang berujung pada peningkatan kepuasan dan loyalitas karyawan.

Manfaat Mengikuti Industrial Relation for Professional:

  1. Memperkuat Hubungan Pekerja dan Pengusaha
    Menciptakan hubungan yang lebih saling menghargai dan terbuka antara pekerja dan pengusaha, yang mendukung terciptanya suasana kerja yang produktif.
  2. Mengurangi Potensi Konflik
    Dengan pemahaman yang mendalam tentang hubungan industrial, dapat mengurangi kemungkinan terjadinya perselisihan atau konflik di tempat kerja.
  3. Meningkatkan Keahlian dalam Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM)
    Memberikan keahlian tambahan bagi profesional HR dalam mengelola dinamika hubungan antara pekerja dan perusahaan.
  4. Memperoleh Sertifikasi Profesional
    Program pelatihan hubungan industrial dapat meningkatkan kredibilitas dan keahlian dalam industri, serta membuka peluang karier yang lebih luas.
  5. Meningkatkan Keadilan dan Kesejahteraan Pekerja
    Memastikan bahwa hak-hak pekerja dihormati dan dipenuhi, sehingga menciptakan kondisi kerja yang lebih adil dan sejahtera.
  6. Mendukung Pembangunan Organisasi yang Berkelanjutan
    Dengan hubungan industrial yang baik, organisasi lebih mampu berkembang secara berkelanjutan dengan menciptakan lingkungan kerja yang stabil dan harmonis.

OUTLINE MATERI INDUSTRIAL RELATION FOR PROFESSIONAL

 1: Pendahuluan pada Hubungan Industrial

  • Pengertian dan Definisi Hubungan Industrial
    • Definisi hubungan industrial dan cakupannya
    • Pihak-pihak yang terlibat dalam hubungan industrial
    • Sejarah dan perkembangan hubungan industrial di Indonesia
  • Tujuan dan Prinsip-prinsip Dasar Hubungan Industrial
    • Tujuan menciptakan keharmonisan dalam hubungan kerja
    • Prinsip-prinsip dasar seperti keadilan, dialog sosial, dan penghormatan terhadap hak pekerja
  • Peran dan Tanggung Jawab Pihak yang Terlibat
    • Pengusaha, pekerja, serikat pekerja, pemerintah

 2: Kerangka Hukum Hubungan Industrial

  • Regulasi Ketenagakerjaan di Indonesia
    • Undang-Undang Ketenagakerjaan (UU No. 13 Tahun 2003 atau revisi terbaru)
    • Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri terkait ketenagakerjaan
    • Hak dan kewajiban pekerja dan pengusaha menurut hukum
  • Perjanjian Kerja dan Peraturan Perusahaan
    • Jenis-jenis perjanjian kerja (PKWT, PKWTT)
    • Pembuatan dan implementasi peraturan perusahaan
    • Kontrak kerja individual vs. kolektif
  • Hak Pekerja dan Perlindungan Sosial
    • Upah, jam kerja, cuti, jaminan sosial, dan hak-hak dasar lainnya
    • Perlindungan terhadap diskriminasi dan pelecehan di tempat kerja

 3: Sistem dan Proses Negosiasi dalam Hubungan Industrial

  • Negosiasi Kolektif dan Individual
    • Proses negosiasi antara pengusaha dan serikat pekerja
    • Teknik-teknik negosiasi yang efektif
    • Kasus-kasus praktis dalam negosiasi kerja
  • Penyusunan Kesepakatan Kerja Bersama (KKB)
    • Langkah-langkah penyusunan KKB
    • Topik-topik yang biasa dibahas dalam KKB (upah, kesejahteraan, fasilitas, dsb.)
  • Mediasi dan Penyelesaian Sengketa
    • Peran mediator dan lembaga penyelesaian sengketa
    • Penyelesaian sengketa industrial melalui jalur hukum atau non-hukum
    • Teknik mediasi dan arbitrase dalam hubungan industrial

 4: Hubungan Industrial dan Pengelolaan SDM

  • Strategi Pengelolaan Hubungan Industrial di Organisasi
    • Implementasi kebijakan hubungan industrial di perusahaan
    • Pengelolaan konflik dan perbedaan di tempat kerja
    • Keterampilan manajerial dalam menangani hubungan pekerja-pengusaha
  • Peran Serikat Pekerja dalam Hubungan Industrial
    • Struktur dan fungsi serikat pekerja
    • Peran serikat pekerja dalam advokasi hak-hak pekerja
    • Kolaborasi antara pengusaha dan serikat pekerja untuk meningkatkan produktivitas
  • Komunikasi Efektif dalam Hubungan Industrial
    • Teknik komunikasi yang efektif antara manajemen dan pekerja
    • Membangun saluran komunikasi yang transparan dan konstruktif

 5: Kesejahteraan Pekerja dan Lingkungan Kerja

  • Kesejahteraan dan Keamanan Kerja
    • Faktor-faktor yang mempengaruhi kesejahteraan pekerja
    • Kebijakan pengupahan dan tunjangan yang adil
    • Sistem keamanan dan kesehatan kerja (K3)
  • Penciptaan Lingkungan Kerja yang Harmonis
    • Mengelola hubungan antar individu dan tim dalam organisasi
    • Pengembangan budaya organisasi yang inklusif dan saling menghargai
    • Pencegahan konflik dan stres kerja

 6: Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) dalam Hubungan Industrial

  • Hubungan Industrial dan Tanggung Jawab Sosial
    • Pengertian CSR dalam konteks hubungan industrial
    • Implementasi CSR yang memperhatikan hak-hak pekerja dan lingkungan
    • Studi kasus CSR yang sukses dalam hubungan industrial
  • Peran Pemerintah dalam Pengaturan Hubungan Industrial
    • Kebijakan pemerintah dalam menciptakan iklim kerja yang baik
    • Peran pengawasan dan penegakan hukum dalam hubungan industrial

 7: Praktikum dan Studi Kasus

  • Studi Kasus Sengketa Hubungan Industrial
    • Analisis kasus nyata sengketa hubungan industrial di Indonesia dan internasional
    • Pembelajaran dari konflik dan penyelesaiannya
  • Simulasi Negosiasi dan Mediasi
    • Latihan simulasi negosiasi antara pekerja dan pengusaha
    • Simulasi penyelesaian sengketa melalui mediasi atau arbitrase

 8: Evaluasi dan Ujian Akhir

  • Evaluasi Pembelajaran
    • Tugas akhir atau ujian tertulis untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi
  • Penutupan dan Sertifikasi
    • Pemberian sertifikat kepada peserta yang lulus ujian

PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN INDUSTRIAL RELATION FOR PROFESSIONAL

  1. Manajer Sumber Daya Manusia (SDM)
    Manajer SDM perlu memahami hubungan industrial untuk dapat mengelola hubungan antara karyawan dan perusahaan dengan adil, serta menyelesaikan konflik yang mungkin muncul.
  2. Pengusaha dan Pemilik Perusahaan
    Pengusaha dan pemilik perusahaan membutuhkan pelatihan ini untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan dan menciptakan hubungan yang harmonis dengan karyawan.
  3. Pekerja dan Anggota Serikat Pekerja
    Pekerja dan anggota serikat pekerja harus memahami hak-hak mereka serta cara-cara untuk bernegosiasi dan menyelesaikan sengketa dengan pengusaha secara efektif.
  4. Konsultan Sumber Daya Manusia (HR Consultant)
    Konsultan SDM yang bekerja untuk berbagai perusahaan membutuhkan pengetahuan hubungan industrial untuk memberi nasihat yang tepat mengenai kebijakan ketenagakerjaan dan manajemen konflik.
  5. Legal Advisor atau Pengacara Perusahaan
    Pengacara yang menangani isu ketenagakerjaan harus memahami hubungan industrial untuk memberikan nasihat hukum yang tepat tentang peraturan ketenagakerjaan dan menyelesaikan sengketa di tempat kerja.
  6. Pejabat Pemerintah yang Mengatur Ketenagakerjaan
    Pihak pemerintah yang bertanggung jawab dalam pengawasan ketenagakerjaan perlu memahami hubungan industrial agar dapat mengawasi penerapan undang-undang dan kebijakan yang berkaitan dengan hak-hak pekerja.
  7. Staf Pengembangan Organisasi
    Staf yang berfokus pada pengembangan organisasi dan budaya perusahaan harus mengetahui bagaimana hubungan industrial dapat mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
  8. Penyelesaian Sengketa Industrial (Mediator dan Arbitrator)
    Mediator dan arbitrator yang terlibat dalam penyelesaian sengketa hubungan industrial membutuhkan pelatihan agar dapat menangani perselisihan antara pekerja dan pengusaha secara adil dan efektif.
  9. Manajer Operasional atau Supervisor
    Manajer yang menangani operasi sehari-hari perusahaan perlu memiliki pemahaman tentang hubungan industrial untuk mengelola karyawan dan menyelesaikan masalah atau ketegangan yang muncul di tempat kerja.
  10. Akademisi dan Peneliti di Bidang Ketenagakerjaan
    Akademisi atau peneliti yang fokus pada studi ketenagakerjaan dan hubungan industrial membutuhkan pelatihan ini untuk memperdalam riset mereka dan memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu ketenagakerjaan.
  11. Pimpinan Serikat Pekerja
    Pimpinan serikat pekerja membutuhkan pelatihan untuk mengelola hubungan dengan pengusaha dan meningkatkan kemampuan mereka dalam melakukan negosiasi serta memperjuangkan hak-hak pekerja.
  12. HR Business Partner
    HR business partner yang bekerja secara langsung dengan manajemen dalam merancang kebijakan dan strategi SDM perlu memahami hubungan industrial untuk menyelaraskan kebijakan tersebut dengan kepentingan pekerja dan perusahaan.

PEMATERI/ TRAINER

Pelatihan Industrial Relation For Professional Bandung ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing.

JADWAL TRAINING TERBARU DI TAHUN 2026

Januari Februari  Maret April
6 – 7 Januari 2026 13 – 14 Februari 2026 5 – 6 Maret 2026 24 – 25 April 2026
Mei Juni Juli Agustus
21 – 22 Mei 2026 11 – 12 Juni 2026 16 – 17 Juli 2026 20 – 21 Agustus 2026
September Oktober  November  Desember
17 – 18 September 2024 8 – 9 Oktober 2026 12 – 13 November 2026 17 – 18 Desember 2026

Peserta dapat pesan / customize jadwal pelaksanaan training  selain tanggal yang sudah kami agendakan. 

 

Informasi dan Pendaftaran Training

Silahkan konsultasikan kebutuhan perusahaan Anda kepada kami. Apabila ingin mengikuti Pelatihan Pengelolaan Sdm Bali segera hubungi marketing representatif kami dibawah ini. Dapatkan promo menarik dan update jadwal training terbaru. Mari bersinergi dan berkembang bersama kami

Informasi lebih lanjut
Customer Service : +62 822-9767-5557 (Available WhatsApp)
email : cro.suryatraining@gmail.com

 

FAQ tentang DiklatBandung.com A : Berapa minimal running pelatihan ini ?

Q : Pelatihan ini akan running idealnya minimal dengan 3 peserta

A : Apakah bisa jika saya hanya ingin pelatihan sendiri aja / private course ?
Q : Bisa, kami akan membantu menyelenggarakan pelatihan 1 hari jika ada persetujuan dari klien

A : Dimana saja pelatihan biasanya di selenggarakan?
Q : Pelatihan kami selenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok dan beberapa negara seperti Singapore dan Malaysia

A : Apakah bisa diselenggarakan selain di kota lain?
Q : Penyelenggaraan pelatihan bisa diadakan di kota lain dengan minimal kuota 5 orang setiap kelas

A : Apakah bisa juga diselenggarakan secara IHT/ In House Training di Perusahaan klien ?
Q : Bisa diselenggarakan secara IHT di Perusahaan klien

A : Apakah jadwal bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien ?
Q : Jadwal pelatihan dapat di sesuaikan dengan kebutuhan klien. Namun konfirmasi minimal 2 minggu sebelum pelaksaan pelatihan.

 

Alamat : Bedreg Rw 09/ 41 Maguwoharjo, Depok, Sleman D.I.Yogyakarta 55282

Popular Articles

Everything Just Becomes So Easy

Lorem Ipsum is simply dumy text of the printing typesetting industry lorem ipsum.

Most Recent Posts

  • All Post
  • Accounting
  • Administrasi
  • Advokat
  • Agribisnis
  • Agrikultur
  • Agroteknologi
  • Akademis
  • Analisis
  • Aplikasi
  • Arbitrase
  • Audit
  • Banking
  • Biologi
  • Budaya
  • Bursa Efek
  • Business
  • Coal
  • Comertial
  • Contract
  • CPO
  • CSR
  • Cyber
  • Database
  • Design
  • Developer
  • Digital
  • Dokumentasi
  • EBT
  • Ekspedisi
  • Ekspor & Impor
  • Electrical
  • Entertinment
  • Event Organizer
  • Finance
  • Fraud
  • General Affair
  • Geologi
  • Governance
  • Hidrologi
  • Hospitality
  • HSE
  • Hukum
  • Human Resources
  • Humas
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Inovasi
  • Investasi
  • Investigasi
  • Kargo
  • Karir
  • Kimia
  • Kinerja
  • Komunikasi
  • Konstruksi
  • Kreatif
  • Kredit
  • Laboratorium
  • Leadership
  • Legal
  • Limbah
  • Lingkungan
  • Litigasi
  • Logistic
  • Logistik
  • Manajemen
  • Manufaktur
  • Maritim
  • Marketing
  • Maskapai
  • Mechanical
  • Media
  • Medis
  • Microsoft Office
  • Militer
  • Motivasi
  • Multimedia
  • Negotiation
  • Nirlaba
  • Obligasi
  • Oil & Gas
  • Operasional
  • Organisasi
  • Pajak
  • Pe
  • Pemeliharaan
  • Penambangan
  • Pendidikan
  • Penganggaran
  • Pengawasan
  • Pengeboran
  • Penggajian
  • Pensiun
  • Perangakat Lunak
  • Perawatan
  • Perencanaan
  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Procurement
  • Produksi
  • Project
  • Properti
  • Proyek
  • Psikologis
  • Public Relation
  • Public Speaking
  • Public Training
  • Purchasing
  • QHSE
  • Quality Control
  • Retail
  • Safety
  • SDM
  • Secretary
  • Sertifikasi
  • Sipil
  • Software
  • Sound System
  • Strategy
  • Sumber Daya
  • Taxes
  • Teknik
  • Teknis
  • Teknologi
  • Tender
  • Topografi
  • Transportasi
  • Vendor
  • Warehouse

DiklatBandung.com portal informasi training dan sertifikasi fix running di kota Bandung dan sekitarnya. 

Marketing Representative

Listi

Eni

Company

Home

About Us

Services

Blog

Contact

Information

Schedule Training

Investment

Disclaimer

Privacy Statement

Terms of Service

© 2023 Created with DiklatBandung.com