PELATIHAN STUDI KELAYAKAN BISNIS
PENGERTIAN PELATIHAN STUDI KELAYAKAN BISNIS
Pelatihan studi kelayakan bisnis adalah proses pembelajaran yang bertujuan untuk membantu individu atau perusahaan dalam menganalisis potensi keberhasilan suatu proyek atau bisnis. Pelatihan ini mencakup berbagai aspek penting, seperti analisis pasar, keuangan, dan operasional, untuk menilai apakah suatu bisnis atau investasi layak dijalankan atau tidak. Mengikuti pelatihan studi kelayakan bisnis sangat penting karena dapat memberikan pemahaman mendalam mengenai risiko dan peluang yang ada, sehingga pengambilan keputusan bisa lebih tepat dan terinformasi. Selain itu, pelatihan ini juga membantu peserta untuk mengembangkan keterampilan dalam merancang rencana bisnis yang realistis dan efektif, yang pada akhirnya dapat meningkatkan peluang keberhasilan dan mengurangi kemungkinan kerugian. Dengan pengetahuan yang diperoleh, individu atau perusahaan dapat mengoptimalkan sumber daya dan mencapai tujuan bisnis secara lebih efisien.

TUJUAN DAN MANFAAT PELATIHAN STUDI KELAYAKAN BISNIS
Tujuan Mengikuti Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis:
- Menganalisis potensi bisnis – Membantu peserta dalam mengevaluasi potensi keuntungan dan risiko suatu bisnis atau proyek.
- Menyusun rencana bisnis yang realistis – Mengajarkan cara merancang rencana bisnis yang mencakup aspek keuangan, pasar, dan operasional.
- Menilai kelayakan investasi – Mengajarkan cara menilai apakah investasi dalam suatu bisnis layak atau tidak.
- Memahami aspek teknis dan non-teknis – Memberikan wawasan tentang faktor teknis, pasar, dan sumber daya yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis.
- Mengembangkan keterampilan analisis data – Meningkatkan kemampuan peserta dalam menggunakan data untuk mengambil keputusan bisnis yang lebih baik.
Manfaat Mengikuti Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis:
- Mengurangi risiko kegagalan – Dengan menganalisis kelayakan, peserta dapat meminimalkan kemungkinan kegagalan dalam menjalankan bisnis.
- Peningkatan pengambilan keputusan – Memberikan dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih terinformasi dan berbasis data.
- Memahami pasar dan kompetisi – Peserta dapat memahami kondisi pasar dan pesaing, yang penting dalam merencanakan strategi bisnis.
- Efisiensi sumber daya – Membantu dalam penggunaan sumber daya secara lebih efektif dan efisien.
- Meningkatkan peluang pendanaan – Dengan rencana bisnis yang jelas dan terstruktur, peluang untuk mendapatkan pendanaan atau investasi lebih besar.
- Pengembangan keterampilan manajerial – Peserta dapat mengasah keterampilan manajerial, seperti perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan proyek bisnis.
OUTLINE MATERI PELATIHAN STUDI KELAYAKAN BISNIS
- Pendahuluan
- Pengertian dan Tujuan Studi Kelayakan Bisnis
- Mengapa Studi Kelayakan Penting dalam Perencanaan Bisnis
- Komponen Utama dalam Studi Kelayakan
- Analisis Pasar dan Permintaan
- Penelitian Pasar: Teknik dan Metode
- Segmentasi Pasar dan Target Audiens
- Analisis Tren dan Permintaan
- Penilaian Kompetisi dan Posisi Pasar
- Pengumpulan dan Interpretasi Data Pasar
- Analisis Keuangan
- Pembuatan Proyeksi Keuangan: Laporan Laba Rugi, Neraca, dan Arus Kas
- Menilai Kelayakan Finansial: Payback Period, ROI, NPV, IRR
- Analisis Sensitivitas dan Pengelolaan Risiko Keuangan
- Pembiayaan dan Sumber Modal
- Evaluasi Biaya dan Pengeluaran Operasional
- Analisis Teknis dan Operasional
- Penilaian Kebutuhan Infrastruktur dan Teknologi
- Rencana Operasional dan Proses Produksi
- Sumber Daya Manusia: Kualifikasi dan Kebutuhan Tenaga Kerja
- Ketersediaan Sumber Daya Alam dan Bahan Baku
- Evaluasi Lokasi dan Rantai Pasokan
- Aspek Legal dan Regulasi
- Persyaratan Hukum untuk Memulai Bisnis
- Perizinan, Izin Usaha, dan Peraturan yang Diterapkan
- Pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual dan Paten
- Kepatuhan terhadap Regulasi Lingkungan dan Kesehatan
- Identifikasi dan Penilaian Risiko
- Jenis-jenis Risiko Bisnis: Pasar, Keuangan, Operasional, dan Legal
- Teknik Analisis Risiko: SWOT, PESTEL, dan Analisis Sensitivitas
- Strategi Mitigasi Risiko
- Rencana Kontinjensi untuk Menghadapi Risiko yang Teridentifikasi
- Penyusunan Laporan Studi Kelayakan
- Struktur Laporan Studi Kelayakan Bisnis
- Menyusun Executive Summary dan Rekomendasi
- Menyajikan Data dan Temuan dalam Laporan dengan Jelas dan Logis
- Penyampaian Laporan kepada Pemangku Kepentingan
- Studi Kasus dan Simulasi
- Analisis Studi Kasus Nyata tentang Bisnis yang Sedang atau Akan Dilakukan
- Diskusi Kelompok untuk Menerapkan Teori dalam Praktik
- Penyusunan Rencana Kelayakan untuk Proyek Bisnis Fiktif
- Evaluasi dan Feedback
- Evaluasi Hasil Studi Kelayakan Peserta
- Diskusi dan Umpan Balik dari Instruktur dan Peserta
- Kesimpulan dan Penerapan Praktis Studi Kelayakan dalam Dunia Bisnis
- Penutupan
- Ringkasan Materi yang Telah Dipelajari
- Sertifikat Penyelesaian Pelatihan
- Sesi Tanya Jawab dan Diskusi Lanjutan
PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PELATIHAN STUDI KELAYAKAN BISNIS
- Pengusaha Pemula – Individu yang baru memulai usaha dan membutuhkan panduan dalam menilai kelayakan bisnis sebelum meluncurkan produk atau layanan.
- Investor – Mereka yang berencana untuk berinvestasi dalam suatu proyek atau perusahaan dan perlu mengevaluasi potensi keuntungan serta risiko bisnis.
- Manajer Proyek – Profesional yang bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan proyek bisnis yang memerlukan pemahaman tentang kelayakan bisnis untuk mengambil keputusan yang lebih baik.
- Konsultan Bisnis – Mereka yang memberikan nasihat atau layanan konsultasi bisnis dan ingin menambah keahlian dalam membantu klien melakukan studi kelayakan yang efektif.
- Pemilik Bisnis yang Ingin Mengembangkan Usahanya – Pengusaha yang sudah memiliki bisnis dan ingin mengevaluasi kelayakan ekspansi atau diversifikasi usaha.
- Pelaku Usaha yang Mencari Pendanaan – Mereka yang mencari dana dari investor atau lembaga keuangan dan perlu menyusun rencana bisnis yang meyakinkan dan berbasis analisis kelayakan.
- Praktisi Keuangan dan Akuntansi – Profesional yang bekerja di bidang keuangan dan membutuhkan keterampilan untuk melakukan analisis keuangan dalam studi kelayakan.
- Tim R&D (Penelitian dan Pengembangan) – Tim yang terlibat dalam pengembangan produk atau layanan baru dan membutuhkan analisis kelayakan sebelum meluncurkan inovasi.
- Pemerintah dan Lembaga Penjaminan – Pejabat atau lembaga yang bertugas untuk menilai kelayakan proyek atau investasi yang akan didukung dengan dana publik atau program insentif.
- Mahasiswa dan Akademisi – Mahasiswa atau akademisi yang ingin memahami teori dan praktik dalam studi kelayakan bisnis sebagai bagian dari pembelajaran atau riset.
PEMATERI/ TRAINER
Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis Bandung ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing.
JADWAL TRAINING TERBARU DI TAHUN 2026
| Januari | Februari | Maret | April |
| 6 – 7 Januari 2026 | 13 – 14 Februari 2026 | 5 – 6 Maret 2026 | 24 – 25 April 2026 |
| Mei | Juni | Juli | Agustus |
| 21 – 22 Mei 2026 | 11 – 12 Juni 2026 | 16 – 17 Juli 2026 | 20 – 21 Agustus 2026 |
| September | Oktober | November | Desember |
| 17 – 18 September 2024 | 8 – 9 Oktober 2026 | 12 – 13 November 2026 | 17 – 18 Desember 2026 |
Peserta dapat pesan / customize jadwal pelaksanaan training selain tanggal yang sudah kami agendakan.
Informasi dan Pendaftaran Training
Silahkan konsultasikan kebutuhan perusahaan Anda kepada kami. Apabila ingin mengikuti Pelatihan Legal Dan Regulasi Bali segera hubungi marketing representatif kami dibawah ini. Dapatkan promo menarik dan update jadwal training terbaru. Mari bersinergi dan berkembang bersama kami
Informasi lebih lanjut
Customer Service : +62 822-9767-5557 (Available WhatsApp)
email : cro.suryatraining@gmail.com
FAQ tentang DiklatBandung.com A : Berapa minimal running pelatihan ini ?
Q : Pelatihan ini akan running idealnya minimal dengan 3 peserta
A : Apakah bisa jika saya hanya ingin pelatihan sendiri aja / private course ?
Q : Bisa, kami akan membantu menyelenggarakan pelatihan 1 hari jika ada persetujuan dari klien
A : Dimana saja pelatihan biasanya di selenggarakan?
Q : Pelatihan kami selenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok dan beberapa negara seperti Singapore dan Malaysia
A : Apakah bisa diselenggarakan selain di kota lain?
Q : Penyelenggaraan pelatihan bisa diadakan di kota lain dengan minimal kuota 5 orang setiap kelas
A : Apakah bisa juga diselenggarakan secara IHT/ In House Training di Perusahaan klien ?
Q : Bisa diselenggarakan secara IHT di Perusahaan klien
A : Apakah jadwal bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien ?
Q : Jadwal pelatihan dapat di sesuaikan dengan kebutuhan klien. Namun konfirmasi minimal 2 minggu sebelum pelaksaan pelatihan.




