TRAINING ACCOUNT RECEIVABLES MANAGEMENT
PENGERTIAN ACCOUNT RECEIVABLES MANAGEMENT
Manajemen piutang (accounts receivable management) adalah proses mengelola dan mengawasi piutang usaha untuk memastikan pembayaran yang tepat waktu dari pelanggan. Proses ini melibatkan pencatatan transaksi, penagihan, dan pengendalian risiko kredit agar perusahaan dapat menjaga arus kas yang sehat. Pengelolaan piutang yang baik sangat penting bagi kelangsungan bisnis, karena piutang yang tidak tertagih dapat mengganggu likuiditas perusahaan dan menghambat operasional. Dengan memantau jatuh tempo piutang dan menerapkan kebijakan kredit yang jelas, perusahaan dapat meminimalkan risiko kerugian dan meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, manajemen piutang yang efektif dapat memperbaiki hubungan dengan pelanggan dan menciptakan kepercayaan yang berkelanjutan.

TUJUAN DAN MANFAAT ACCOUNT RECEIVABLES MANAGEMENT
Tujuan dan Manfaat Mengikuti Accounts Receivables Management:
- Meningkatkan Arus Kas
Dengan mengelola piutang dengan baik, perusahaan dapat memastikan pembayaran diterima tepat waktu, yang membantu menjaga kelancaran arus kas. - Mengurangi Risiko Piutang Tak Tertagih
Manajemen yang efektif membantu meminimalkan jumlah piutang yang tidak tertagih, mengurangi potensi kerugian finansial. - Memperbaiki Hubungan dengan Pelanggan
Proses penagihan yang jelas dan adil dapat memperkuat hubungan dengan pelanggan, meningkatkan kepercayaan dan loyalitas mereka. - Meningkatkan Efisiensi Operasional
Dengan sistem dan prosedur yang terorganisir, perusahaan dapat menghindari kekacauan administratif, meminimalkan kesalahan, dan meningkatkan produktivitas. - Memudahkan Pengambilan Keputusan Bisnis
Data piutang yang terkelola dengan baik memberi informasi yang akurat dan tepat waktu untuk mendukung keputusan bisnis yang lebih baik. - Mengoptimalkan Penggunaan Sumber Daya
Dengan pembayaran yang diterima tepat waktu, perusahaan dapat menggunakan dana untuk investasi atau membayar kewajiban lainnya, mengurangi ketergantungan pada utang. - Meningkatkan Kredibilitas Perusahaan
Perusahaan yang memiliki sistem manajemen piutang yang baik cenderung dianggap lebih kredibel dan terpercaya di mata mitra bisnis dan investor. - Mengurangi Beban Bunga Pinjaman
Arus kas yang lancar memungkinkan perusahaan untuk mengurangi ketergantungan pada pinjaman atau utang dengan bunga tinggi. - Meningkatkan Laporan Keuangan
Mengelola piutang secara efektif membantu perusahaan menunjukkan laporan keuangan yang lebih sehat, yang penting untuk menarik investor atau mendapatkan pembiayaan.
OUTLINE MATERI ACCOUNT RECEIVABLES MANAGEMENT
1. Pengenalan Accounts Receivables Management
- Definisi dan Konsep Dasar
- Pengertian accounts receivables (piutang usaha)
- Peran piutang dalam keuangan perusahaan
- Proses Utama dalam Manajemen Piutang
- Pencatatan transaksi piutang
- Penagihan dan pengelolaan jatuh tempo
2. Pentingnya Manajemen Piutang yang Efektif
- Dampak Piutang Terhadap Arus Kas dan Likuiditas
- Pengaruh piutang terhadap kelangsungan operasi bisnis
- Risiko Piutang Tak Tertagih (Bad Debt)
- Identifikasi faktor risiko dan akibatnya terhadap perusahaan
- Keterkaitan dengan Kinerja Keuangan Perusahaan
- Hubungan antara manajemen piutang dan laporan keuangan
3. Kebijakan Kredit dan Penilaian Risiko Kredit
- Penetapan Kebijakan Kredit yang Efektif
- Penentuan batas kredit dan syarat pembayaran
- Segmentasi pelanggan berdasarkan risiko kredit
- Penilaian Risiko Kredit Pelanggan
- Teknik dan alat untuk mengevaluasi kelayakan kredit pelanggan
- Penggunaan laporan kredit dan analisis keuangan pelanggan
4. Proses Penagihan Piutang
- Penetapan Jatuh Tempo dan Pengingat
- Menentukan periode jatuh tempo dan jadwal penagihan
- Strategi Penagihan yang Efektif
- Pendekatan komunikasi dengan pelanggan
- Penanganan piutang macet dan negosiasi pembayaran
- Penerapan Sistem Otomatisasi dalam Penagihan
- Penggunaan software untuk mempercepat proses penagihan dan pelaporan
5. Pengelolaan Piutang yang Bermasalah
- Identifikasi Piutang Bermasalah
- Kriteria untuk mengidentifikasi piutang yang berisiko tinggi
- Penilaian terhadap piutang yang terlambat dibayar
- Metode Penyelesaian Piutang Bermasalah
- Taktik penagihan lanjutan
- Penggunaan jasa kolektor eksternal atau pengacara
- Penggunaan Penyisihan Piutang Tak Tertagih (Allowance for Bad Debts)
- Cara menghitung dan mencatat penyisihan piutang tak tertagih dalam laporan keuangan
6. Peran Teknologi dalam Manajemen Piutang
- Sistem Informasi dan Otomatisasi
- Implementasi software ERP dan aplikasi manajemen piutang
- Keuntungan digitalisasi dalam memantau dan mengelola piutang
- Data Analytics dalam Manajemen Piutang
- Penggunaan data dan analitik untuk meningkatkan prediksi pembayaran
- Pengawasan dan laporan kinerja piutang secara real-time
7. Pemantauan dan Pelaporan Kinerja Piutang
- Key Performance Indicators (KPI) untuk Piutang
- Rasio perputaran piutang (Receivables Turnover Ratio)
- Days Sales Outstanding (DSO) dan analisisnya
- Laporan Kinerja Piutang
- Laporan umur piutang dan analisis tren
- Penggunaan laporan untuk pengambilan keputusan
8. Best Practices dalam Accounts Receivables Management
- Strategi untuk Mengurangi Risiko Piutang Tak Tertagih
- Kebijakan pembayaran di muka dan diskon untuk pembayaran cepat
- Pengelolaan hubungan dengan pelanggan secara proaktif
- Peningkatan Efisiensi dalam Proses Penagihan
- Automasi dan penggunaan reminder elektronik
- Penyempurnaan prosedur internal untuk percepatan penagihan
9. Studi Kasus dan Aplikasi Praktis
- Studi Kasus Perusahaan dengan Manajemen Piutang yang Baik
- Analisis kasus-kasus sukses dan strategi yang diterapkan
- Praktik dan Simulasi Penagihan Piutang
- Simulasi penagihan piutang dengan skenario nyata
- Diskusi dan solusi terhadap masalah yang dihadapi dalam manajemen piutang
10. Evaluasi dan Pengembangan Kebijakan Manajemen Piutang
- Evaluasi Sistem Manajemen Piutang Perusahaan
- Teknik untuk menilai efektivitas kebijakan piutang saat ini
- Perbaikan berkelanjutan dan pembaruan kebijakan
- Pengembangan Tim dan Proses
- Pelatihan untuk tim penagihan dan keuangan
- Meningkatkan kolaborasi antar departemen terkait
11. Penutupan dan Rangkuman
- Pentingnya Manajemen Piutang untuk Keberlanjutan Bisnis
- Rangkuman manfaat dan tujuan manajemen piutang yang efektif
- Langkah Selanjutnya dalam Implementasi
- Tindakan yang harus diambil perusahaan untuk meningkatkan manajemen piutang
PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN ACCOUNT RECEIVABLES MANAGEMENT
- Manajer Keuangan
Bertanggung jawab dalam pengelolaan keuangan perusahaan, termasuk arus kas dan piutang. - Staf Akuntansi dan Keuangan
Terlibat langsung dalam pencatatan transaksi piutang, pengelolaan akun pelanggan, dan laporan keuangan. - Manajer Kredit dan Koleksi
Memiliki peran penting dalam menentukan kebijakan kredit dan mengelola proses penagihan piutang. - Pemilik Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
Memerlukan pemahaman tentang pengelolaan piutang untuk menjaga kelancaran arus kas dan bisnis. - Tim Penagihan
Bertanggung jawab dalam menagih piutang dari pelanggan, memastikan pembayaran dilakukan tepat waktu. - Direktur Keuangan
Membutuhkan wawasan lebih mendalam tentang manajemen piutang untuk membuat keputusan strategis terkait arus kas dan likuiditas perusahaan. - Analis Keuangan
Menganalisis laporan keuangan dan kinerja piutang untuk memberikan rekomendasi perbaikan dalam pengelolaan arus kas. - Manajer Risiko
Memiliki peran dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko terkait piutang tak tertagih dan kebijakan kredit. - Pengelola Sistem Keuangan (IT Keuangan)
Membutuhkan pengetahuan tentang sistem informasi keuangan dan otomasi dalam manajemen piutang. - Konsultan Keuangan dan Bisnis
Diperlukan untuk memberikan saran dan solusi terkait manajemen piutang kepada klien bisnis mereka. - Pihak Eksternal (Kolektor Piutang)
Mengelola pengumpulan piutang dari pelanggan dan membutuhkan keterampilan dalam menagih piutang secara efektif. - Tim Layanan Pelanggan
Berinteraksi langsung dengan pelanggan dan perlu memahami aspek-aspek pembayaran serta kebijakan piutang perusahaan.
PEMATERI/ TRAINER
Pelatihan Account Receivables Management Bandung ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing.
JADWAL TRAINING TERBARU DI TAHUN 2026
| Januari | Februari | Maret | April |
| 6 – 7 Januari 2026 | 13 – 14 Februari 2026 | 5 – 6 Maret 2026 | 24 – 25 April 2026 |
| Mei | Juni | Juli | Agustus |
| 21 – 22 Mei 2026 | 11 – 12 Juni 2026 | 16 – 17 Juli 2026 | 20 – 21 Agustus 2026 |
| September | Oktober | November | Desember |
| 17 – 18 September 2024 | 8 – 9 Oktober 2026 | 12 – 13 November 2026 | 17 – 18 Desember 2026 |
Peserta dapat pesan / customize jadwal pelaksanaan training selain tanggal yang sudah kami agendakan.
Informasi dan Pendaftaran Training
Silahkan konsultasikan kebutuhan perusahaan Anda kepada kami. Apabila ingin mengikuti Pelatihan Penagihan Piutang Bali segera hubungi marketing representatif kami dibawah ini. Dapatkan promo menarik dan update jadwal training terbaru. Mari bersinergi dan berkembang bersama kami
Informasi lebih lanjut
Customer Service : +62 822-9767-5557 (Available WhatsApp)
email : cro.suryatraining@gmail.com
FAQ tentang DiklatBandung.com A : Berapa minimal running pelatihan ini ?
Q : Pelatihan ini akan running idealnya minimal dengan 3 peserta
A : Apakah bisa jika saya hanya ingin pelatihan sendiri aja / private course ?
Q : Bisa, kami akan membantu menyelenggarakan pelatihan 1 hari jika ada persetujuan dari klien
A : Dimana saja pelatihan biasanya di selenggarakan?
Q : Pelatihan kami selenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok dan beberapa negara seperti Singapore dan Malaysia
A : Apakah bisa diselenggarakan selain di kota lain?
Q : Penyelenggaraan pelatihan bisa diadakan di kota lain dengan minimal kuota 5 orang setiap kelas
A : Apakah bisa juga diselenggarakan secara IHT/ In House Training di Perusahaan klien ?
Q : Bisa diselenggarakan secara IHT di Perusahaan klien
A : Apakah jadwal bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien ?
Q : Jadwal pelatihan dapat di sesuaikan dengan kebutuhan klien. Namun konfirmasi minimal 2 minggu sebelum pelaksaan pelatihan.



